[POPULER TRAVEL] Tempat Wisata Jakarta yang Tutup | Disneyland Tutup

Kompas.com - 14/03/2020, 06:30 WIB
Raja dan Ratu Belanda diberikan persembahan berupa kain ulos asli Desa Lintong Nihuta, Kabupaten Toba Patrick van KatwijkRaja dan Ratu Belanda diberikan persembahan berupa kain ulos asli Desa Lintong Nihuta, Kabupaten Toba

Kedai bubur yang akrab disebut Bubur Cikini ini berdiri sejak tahun 1960-an. Sampai saat ini resep yang digunakan masih sama tanpa ada perubahan.

"Dulunya bukan jual bubur, tetapi martabak," jelas Jhony salah satu karyawan Bubur Cikini, ditemui di Bubur Ayam Cikini H.R. Suleman, Jakarta, Minggu (29/2/2020).

Jhony menyebutkan H.R. Suleman pendiri kedai Bubur Cikini ada keturunan India sehingga berbisnis martabak.

H.R. Sulaeman mulai berjualan bubur pada 1960-an. Saat itu ia ingin berinovasi dan menjual bubur lantaran bubur tengah digandrungi oleh masyarakat.

Baca selengkapnya di sini.

Dibuat Selama Satu Bulan, Berapa Harga Ulos untuk Raja Belanda?

Dalam rangkaian kunjungannya ke Danau Toba, Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti sempat singgah ke Desa Lintong Nihuta, Kecampatan Tampahan, Kabupaten Toba.

Dlansir dari Tribun Medan, Kepala Desa Lintong Nihuta, Holong T. Simanjuntak, mengaku telah melakukan berbagai persiapan, seperti membersihkan lingkungan hingga pemberian kain ulos.

Adapun jenis ulos yang diberikan pada Raja Willem dan Ratu Maxima ini adalah Pinuncaan. Ulos ini dibuat selama satu bulan khusus untuk keduanya.

"Ulosnya corak Pinuncaan yang biasanya dipakai oleh yang sudah berketurunan dan menyambut tamu kehormatan," ujar Holong, Kamis (12/3/2020).

Baca selengkapnya di sini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X