Cegah Virus Corona, Perpustakaan Nasional Tutup Selama 2 Minggu

Kompas.com - 16/03/2020, 07:43 WIB
Perpustakaan Nasional RI di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Kompas.com/Silvita AgmasariPerpustakaan Nasional RI di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.


JAKARTA, KOMPAS.com - Perpustakaan Nasional ( Perpusnas) RI ditutup selama dua minggu, 16 Maret-29 Maret 2020. Penutupan tersebut bagian dari peningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyebaran virus corona ( Covid-19 ).

Baca juga: Update: Daftar 30 Tempat Wisata di Jakarta yang Tutup untuk Cegah Penyebaran Corona

"Demi meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan penyebaran Covid-19 maka layanan Perpustakaan Nasional ditutup sementara namun akses layanan perpustakaan tetap dapat dinikmati melalui aplikasi perpustakaan digital," terang Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Minggu (15/3), seperti siaran pers yang diterima Kompas.com.

Namun masyarakat masih bisa menikmati layanan perpustakaan melalui aplikasi Perpustakaan Digital.

Baca juga: Cegah Virus Corona, NTB Tutup Sementara Pelayaran ke 3 Gili

 

Adapun aplikasi digital yang dimiliki Perpusnas, seperti iPusnas, Akses Layanan ISBN, e-Resources, e-Deposit, Khastara, dan One Search.

"Kemudahan akses tetap kami berikan kepada masyarakat tanpa harus mengunjungi layanan Perpusnas. Jadi, masyarakat tetap bisa membaca meski saat ini terjadi pandemi Covid-19," ujar Syarif.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Pelni Tunda Sementara Layanan Loket di Kantor Pusat

Selain itu, "Diskusi Kesejarahan #1: Bung Karno sebagai Arsitek" yang sedianya berlangsung hari ini, Senin (16/3/2020), batal dilaksanakan.

Perpustakaan Nasional memiliki 24 lantai dan fasilitas modern, (13/5/2019).SHUTTERSTOCK/LILYANTI LILYANTI Perpustakaan Nasional memiliki 24 lantai dan fasilitas modern, (13/5/2019).

Sebelum ditutup, Perpustakaan Nasional menerapkan sejumlah langkah untuk cegah penyebaran virus corona.

Bagi setiap orang, seperti pengunjung dan pegawai, yang masuk ke gedung Perpusnas dicek suhu tubuhnya. Perpusnas juga menyediakan hand sanitizer di setiap lantai gedung.

Tak hanya Perpusnas, sejumlah tempat wisata di Jakarta juga ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona.

Ilustrasi orang sedang berkunjung dan belajar di Perpusnas Jakarta, (2/2019).SHUTTERSTOCK/SONY HERDIANA Ilustrasi orang sedang berkunjung dan belajar di Perpusnas Jakarta, (2/2019).

Dari rangkuman Kompas.com, hingga Minggu (15/3/2020), terdapat setidaknya 26 tempat wisata yang menutup kunjungan umum.

Hal tersebut berkaitan dengan imbauan Pemprov DKI Jakarta agar masyarakat menjaga jarak dari kerumunan dan lakukan social distancing measures.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, 12 Tempat Wisata di Bandung Berikut Ditutup

Ikuti peliputan dari hari ke hari tentang wabah ini dalam Liputan Khusus Wabah Virus Corona dan Indonesia Positif Terinfeksi Virus Corona di Kompas.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Whats Hot
Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Whats Hot
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Jalan Jalan
Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Whats Hot
Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Whats Hot
Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Whats Hot
Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Whats Hot
Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Whats Hot
Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Whats Hot
Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Whats Hot
Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Whats Hot
Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Whats Hot
Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Whats Hot
Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Whats Hot
Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X