Tempat Wisata di Yogyakarta Masih Beroperasional dengan Normal

Kompas.com - 16/03/2020, 15:36 WIB
Monumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg. DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAFMonumen Tugu Yogyakarta, tempat wisata populer di Kota Gudeg.


JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Yogyakarta hingga kini masih merasa belum perlu menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona atau COVID-19. 

"Di dalam pembahasan yang kita lakukan dari penjelasan Dinas Kesehatan, kami berpendapat bahwa Yogya ini belum perlu dilakukan pemahaman untuk dinyatakan KLB," ujar Sri Sultan HB X dalam jumpa pers di Kompleks Kepatihan, Minggu (15/3/2020)

Baca juga: Kondisi Masih Kondusif, Yogyakarta Belum Dinyatakan KLB Corona

Hingga Minggu (15/3/2020) pukul 11.30 WIB, menurut data dari situs resmi update corona Provinsi DIY, jumlah pasien terindikasi virus corona ada 17 orang.

Dari jumlah tersebut, 12 orang dinyatakan negatif, 1 orang dinyatakan positif, dan 4 orang lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium pusat.

Selain belum menetapkan status KLB, Pemerintah DIY juga belum akan menutup tempat pariwisata.

Sebelumnya, sempat beredar informasi bohong seputar penutupan tempat wisata di Yogyakarta yang beredar di media sosial pada Minggu (15/3/2020).

Baca juga: Kawasan Wisata Tiga Gili di Lombok Tutup Sementara untuk Cegah Corona

 

Hal tersebut telah dibantah oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo.

“Tidak benar. Saat ini Dinas Pariwisata belum mengeluarkan keputusan apa pun untuk penutupan tempat wisata,” ujar Singgih dalam artikel berjudul “[HOAKS] Malioboro dan Tempat Wisata di Yogyakarta Tutup 16-31 Maret 2020” di Kompas.com pada Minggu (15/3/2020).

Malioboro, YogyakartaShutterstock Malioboro, Yogyakarta

Menurut Singgih, Pemerintah Provinsi DIY masih memerhatikan sektor ekonomi dalam hal penetapan status KLB.

Hal tersebut dilakukan karena sebagian lapisan masyarakat akan terdampak cukup besar jika diberlakukan KLB.

Namun, berdasarkan informasi dari situs resmi pemerintah DIY khusus untuk informasi perkembangan corona, ketentuan tersebut bersifat dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi.

Baca juga: Daftar 10 Tempat Wisata di Solo yang Tutup untuk Cegah Penyebaran Corona

Berbeda dari Yogyakarta, beberapa daerah lain di Indonesia telah melakukan penutupan terhadap tempat wisata bahkan sejak Sabtu (14/3/2020).

Beberapa daerah yang sudah menutup tempat wisata di antaranya adalah Jakarta, Bandung, dan Solo.

Di Jakarta misalnya, Pemda DKI Jakarta lewat keterangan yang disampaikan Gubernur Anies Baswedan.

Informasi paling update, Jakarta telah menutup 28 tempat wisata mulai dari museum, taman wisata air, dan taman tematik.

Penutupan tempat wisata di berbagai daerah ini dilakukan selama dua pekan ke depan.

Keputusan ini dinilai jadi langkah penting untuk membatasi pergerakan warga di tempat umum untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Update: Daftar 28 Tempat Wisata di Jakarta yang Tutup, Cegah Penyebaran Corona

Gubernur Anies Baswedan menyampaikan bahwa Pemprov DKI akan membersihkan tempat-tempat wisata yang ditutup selama dua pekan tersebut.

“Selama proses penutupan di tempat-tempat wisata dan hiburan milik DKI Jakarta, kami akan membersihkan dengan disinfektan ke semua fasilitas,” kata Anies dalam artikel yang berjudul “Ini Daftar Tempat Wisata yang Ditutup Selama 2 Pekan di Jakarta” yang telah rilis sebelumnya di Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).

Ikuti peliputan dari hari ke hari tentang wabah ini dalam Liputan Khusus Wabah Virus Corona dan Indonesia Positif Terinfeksi Virus Corona di Kompas.com



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X