Kompas.com - 17/03/2020, 10:17 WIB

Pada Senin (16/3/2020) pukul 20.00 waktu setempat, Presiden Emmanuel Macron mengumumkan langkah untuk menghentikan penyebaran virus.

Baca juga: Cokelat Asal NTT Disukai Orang Paris di Pameran Cokelat Terbesar Dunia

  • Imbauan untuk tetap tinggal di rumah.
  • Menutup sekolah, universitas dan tempat umum non-esensial (restoran, kafe, pusat perbelanjaan)
  • Membatasi pergerakan warga dan transportasi untuk yang esensial, misalnya ke farmasi, membeli bahan pokok, atau kerja.
    Jika ditemukan melanggar, maka para pelanggar akan didenda 38-135 Euro atau sekitar Rp 640 ribu – Rp 2,2 juta. Akan ada polisi berpatroli untuk memonitor.
  • Orang yang akan beraktivitas di luar rumah harus dapat memberikan surat keterangan pada petugas.
  • Agar warga ekstra disiplin untuk menaati social-distancing, termasuk bekerja dari rumah (tele-travail).
  • Pasukan militer akan diterjunkan ke daerah terparah, seperti Alsace untuk mendukung operasional rumah sakit.
  • Pemerintah Perancis akan terus memberikan informasi secara transparan.

Baca juga: Tips Buat Roti dan Kue ala Perancis di Rumah

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.