34 Museum Tutup untuk Cegah Virus Corona, Kemendikbud Tawarkan Layanan Museum Digital

Kompas.com - 17/03/2020, 21:33 WIB
JAKARTA - Indonesia. September 04, 2018 Aerial view of crowd people visiting the Mandiri Museum in Jakarta, Indonesia SHUTTERSTOCK/CREATIVA IMAGESJAKARTA - Indonesia. September 04, 2018 Aerial view of crowd people visiting the Mandiri Museum in Jakarta, Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 34 museum di Indonesia ditutup untuk sementara waktu sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona ( Covid-19 ).

Baca juga: Update: Daftar 30 Tempat Wisata di Jakarta yang Tutup untuk Cegah Penyebaran Corona

Penutupan sementara dilakukan demi membatasi kunjungan masyarakat dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi ancaman penyakit dan risiko kesehatan yang berpotensi pada Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) di ruang publik.

Baca juga: Update: 55 Tempat Wisata yang Tutup di Jawa Tengah untuk Cegah Corona

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19 maka layanan kunjungan ke museum, galeri, dan cagar budaya untuk sementara ditutup,” tutur Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam siaran pers yang Kompas.com terima, Selasa (17/3/2020).

Museum Bank IndonesiaKOMPAS.COM/NICKY AULIA WIDADIO Museum Bank Indonesia

Penutupan sementara tidak hanya diberlakukan pada museum yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saja.

Kendati penutupan sementara tengah berlangsung, masyarakat tetap bisa mengakses beberapa museum melalui beberapa situs yang sudah disiapkan.

Nadiem menuturkan bahwa Kemendikbud sudah bekerjasama dengan Google sejak beberapa waktu yang lalu dan telah memasukkan beberapa museum dan situs di Indonesia ke dalam platform Google Arts & Culture.

Mengutip Antara, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilman Farid, melalui keterangan tertulis menuturkan bahwa masyarakat bisa memanfaatkan virtual reality melalui ponsel dengan memanfaatkan aplikasi Google Arts & Culture yang tersedia di Android dan iOS.

Keindahan Candi Borobudur, wisata populer Jawa Tengah, (15/2/2010).SHUTTERSTOCK/NEW MINDFLOW Keindahan Candi Borobudur, wisata populer Jawa Tengah, (15/2/2010).

“Kami berharap penutupan museum diharapkan tidak berpengaruh kepada masyarakat karena sudah dapat denga mudah mengakses informasi budaya Indonesia,” kata Hilman, mengutip Antara.

Hilman kembali menambahkan bahwa melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga bisa menjelajahi Museum Situs Manusia Purba Sangiran, Museum Nasional, hingga berwisata di candi.

Sementara candi yang dimaksud antara lain adalah Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Ratu Boko. Wisata jelajah candi bisa dilakukan dengan tur virtual 360 derajat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X