Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Foto Penerapan Social Distancing di Stasiun KA Daop 1 Jakarta

Kompas.com - 19/03/2020, 13:06 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI Daop 1 Jakarta mulai menerapkan penjagaan jarak sosial (social distancing) guna mencegah penyebaran virus corona.

Khusus di Daop 1, penerapan ini dilakukan di stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh yaitu Stasiun Pasar Senen, Gambir, dan Jakarta Kota.

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan ketiga stasiun tersebut telah dibuat pengaturan garis batas jarak aman antrean seperti pada saat antre cetak tiket, loket pmbatalan atau pembelian tiket go show, serta boarding pass.

Baca juga: Kemenlu Larang Pendatang dari 10 Negara Masuk ke Indonesia karena Virus Corona

"PT KAI menerapkan social distancing di area stasiun karena hal ini sesuai dengan arahan Pemerintah," kata Eva dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Sampai saat ini Eva menyebutkan PT KAI masih melayani masyarakat dengan normal, tanpa ada pembatasan dan pembatalan jadwal operasional. 

"Namun kami tetap mengaplikasikan social distancing dalam pelayanan," jelas Eva.

Adapun jarak antrean antara calon penumpang satu dengan lainnya adalah sekitar 100 sentimeter atau satu meter.

Foto penerapan social distancing pada antrian boarding pass Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.Dokumentasi PT KAI Daop 1 Jakarta Foto penerapan social distancing pada antrian boarding pass Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Tak hanya itu, untuk fasilitas lift yang terdapat di Stasiun Gambir juga sudah dibatasi hanya untuk empat orang, dengan batas jarak aman berdiri antar pengguna.

Tak terkecuali fasilitas tempat duduk di area tunggu stasiun juga diberikan jarak aman.

"Segala upaya pencegahan virus corona di lingkungan KAI akan terus kami lakukan," lanjut Eva.

Sebelumnya, sejak awal Februari sejumlah upaya pencegahan virus telah dilakukan PT KAI Daop 1 Jakarta.

Pencegahan penyebaran virus corona dilakukan dengan menyediakan hand-sanitizer di area stasiun dan rangkaian KA, mensosialisasikan enam langkah mencuci tangan yang benar, dan melakukan pengecekan suhu tubuh penumpang.

Baca juga: Larang Penumpang Bersuhu Tinggi, PT KAI Siap Lakukan Refund Tiket

Apabila suhu badan penumpang 38 derajat celsius ke atas, maka akan dilarang untuk melakukan perjalanan KA, dan biaya pemesanan tiket akan dikembalikan secara penuh serta tunai.

Aturan penggunaan lift di Stasiun KA PT KAI DAOP 1 Jakarta. Dok. PT KAI DAOP 1 Jakarta Aturan penggunaan lift di Stasiun KA PT KAI DAOP 1 Jakarta.

Selain itu, bagi penumpang suspect corona yang membawa pendamping, maka tiket juga dapat dikembalikan penuh.

Adapun peraturannya untuk maksimal empat orang dalam satu kode booking.

Apabila terdapat perbedaan kode booking, maka biaya tiket yang dikembalikan maksimal hanya untuk dua orang sebagai pendamping.

Baca juga: Traveler Indonesia Diimbau Segera Pulang dan Batasi Pergi ke Luar Negeri

Eva melanjutkan, KAI juga konsisten menjaga kebersihan sarana kereta sebagai langkah pencegahan, dilakukan penyemprotan disinfektan pada sarana KA interior maupun eksterior.

Ia juga mengimbau kepada calon penumpang yang dalam kondisi sehat saat melakukan perjalanan KA, dapat memperhatikan setiap tanda garis pembatas pada area pelayanan yang telah diterapkan PT KAI di stasiun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com