Kompas.com - 19/03/2020, 19:01 WIB
Ilustrasi sebuah keluarga menonton film bersama di rumah. SHUTTERSTOCK/MONKEY BUSINESS IMAGESIlustrasi sebuah keluarga menonton film bersama di rumah.

KOMPAS.com – Maraknya penyebaran pandemi virus corona ( Covid-19 ) secara global membuat beberapa tempat wisata seperti museum tutup untuk sementara waktu demi mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Saatnya Virtual Traveling, 16 Museum Digital Indonesia yang Bisa Dikunjungi

Kendati demikian, beberapa lembaga kebudayaan membuka pintu mereka pada masyarakat global melalui internet.

Melansir CN Traveler, Senin (16/3/2020), masyarakat kini bisa menikmati seni, musik, dan kebudayaan lain melalui internet.

Entah melalui tur virtual Louvre Museum, membaca beberapa karya di Georiga O’Keefe Museum, atau menonton pertunjukan Carmen di Metropolitan Opera.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Ini Cara Ikut Tur Virtual di 12 Museum Terkenal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut beberapa kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan melalui dunia virtual:

Jalan-jalan ke museum

Vatican Museum di Roma, Italia, (1/6/2016).SHUTTERSTOCK/CRISTIAN PUSCASU Vatican Museum di Roma, Italia, (1/6/2016).

Beberapa museum kini memiliki tur virtual yang bisa kamu ikuti secara online. Untuk Louvre Museum, kamu bisa melihat koleksi artefak Mesir dan artefak terbaru Galerie d’Apollon.

Sementara di Museo Nacional Thyssen-Bornemisza di Madrid, kamu bisa melihat pameran Rembrandt and Portraiture in Amsterdam, 1590-1670.

Selanjutnya, ada juga Vatican Museum yang memberimu kesempatan untuk memiliki tur virtual 360 derajat di beberapa tempat seperti Sistine Chapel dan Raphael’s Rooms.

Kemudian, Smithsonian juga memiliki laman sendiri jika kamu ingin menjelajahi gedung National Museum of Natural History yang ada di film Night At The Museum.

Kendati demikian, terdapat juga pilihan tur virtual lain yang bisa kamu lakukan.

Apabila kamu lebih tertarik untuk melihat karya seni yang dengan informasi lebih rinci, kamu bisa langsung berkunjung ke koleksi Google’s Arts and Culture.

Di sana, kamu bisa lihat beberapa karya seni dari Van Gogh Museum, Isabella Stewat Gardner Museum, dan Tate Modern.

Walaupun sensasinya mungkin tidak semenarik saat kamu melihatnya secara langsung, tetapi kamu bisa mengatur layar sangat dekat dengan karya yang ditampilkan.

Selain itu, karya yang ditampilkan memiliki kualitas gambar yang jernih.

Selanjutnya, ada juga tur virtual yang memberikan pengetahuan seputar sejarah seperti Uffizi Galleries.

Lihat ikan di akuarium virtual

Sochi Discovery World Aquarium, seaworld terluas di Rusia, (13/12/2017).SHUTTERSTOCK/EWA STUDIO Sochi Discovery World Aquarium, seaworld terluas di Rusia, (13/12/2017).

Tim Boston’s New England Aquarium membawa kehidupan akuarium mereka ke masyarakat global melalui Facebook Live.

Di sana, mereka memiliki jadwal untuk penayangan kegiatan pemberian makan para ikan di akuarium, melihat lebih jauh seperti apa akuarium di sana, dan lain-lain.

Sejauh ini, tayangan yang sudah dilangsungkan adalah pemberian makan ke penyu hijau bernama Mrtyle, dan pengetahuan seputar hiu berjalan dan ikan pari.

Selain itu, mereka juga memiliki beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di rumah oleh anak-anak yang berkunjung ke laman mereka selama penutupan sementara berlangsung.

Nikmati pertunjukan simfoni hingga lagu pop

Antoine Marguier memimpin gladi resik United Nations Orchestra di Victorial Hall, Jenewa, Swiss, (30/11/2013).SHUTTERSTOCK/MARTIN GOOD Antoine Marguier memimpin gladi resik United Nations Orchestra di Victorial Hall, Jenewa, Swiss, (30/11/2013).

Beberapa pertunjukan musik di seluruh dunia menyiarkan secara langsung penampilan mereka melainkan membatalkannya. Mereka juga memutar ulang tayangan lama secara gratis.

Kendati pertunjukan musik Philharmonie Berlin tutup hingga April 2020, namun mereka membuka perpustakaan pertunjukan digital yang memiliki lebih dari 600 pertunjukan.

Jika kamu menggunakan kode BERLINPHIL pada tanggal 31 Maret 2020, kamu akan mendapatkan akses 30 hari untuk menikmati pertunjukan yang dipimpin oleh Simon Rattle.

Selanjutnya, Melbourne Symphony Orchestra juga menampilkan pertunjukan musik mereka melalui YouTube karena mereka akan tutup untuk sementara waktu hingga 13 April 2020.

Meski pertunjukan di pukul 19.00 waktu setempat mungkin bukan waktu yang ideal, namun kamu bisa menonton ulang pertunjukan tersebut di laman Youtube resmi orkestra tersebut.

Sejauh ini, mereka telah memiliki pertunjukan musik Rimsky-Korsakov yang berjudul Scheherazade.

Selanjutnya, beberapa penyanyi pop juga menyiarkan penampilan mereka secara langsung melalui tagar #TogetherAtHome di Twitter.

Vokalis Coldplay, Chris Martin, memulai tagar tersebut dengan menyiarkan penampilan sepanjang 30 menit di Instagram, Senin (16/3/2020).

Sementara itu, John Legend juga menyiarkan penampilannya di Instagram Live pukul 13:00 setempat pada Selasa (17/3/2020).

Habiskan waktumu di opera

Interior bangunan Royal Swedish Opera di Stockholm. SHUTTERSTOCK/KERT Interior bangunan Royal Swedish Opera di Stockholm.

Jika kamu sering bepergian ke bioskop dalam beberapa tahun terakhir, ada kemungkinan kamu sudah pernah melihat trailer serial Metropolitan Opera yakni Live in HD.

Di serial tersebut, mereka menampilkan beberapa pertunjukan populer mereka pada layar lebar agar bisa dinikmati semua orang.

Kendati demikian, semenjak beberapa bioskop dan opera tutup, Metropolitan Opera membuka seluruh tayangan serial mereka untuk bisa dilihat secara langsung setiap malam.

Seluruh tayangan dapat diakses pada pukul 19.30 waktu setempat selama 20 jam, dimulai dari produksi Carmen tahun 2010 yang tayang Senin (16/3/2020).

Jika kamu tidak suka dengan tayangan terjadwal, OperaVision menawarkan rekaman pertunjukan dari seluruh dunia secara gratis.

Beberapa pertunjukan tersebut adalah Madama Butterfly dari Royal Swedish Opera, dan Tosca dari Polish National Opera.

Keliling destinasi wisata dengan virtual reality

Piazaa del Duomo dan Katedral Santa Maria del Fiore di Florence, Italia. SHUTTERSTOCK/GIVAGA Piazaa del Duomo dan Katedral Santa Maria del Fiore di Florence, Italia.

Fitur virtual reality telah membuat beberapa destinasi wisata seperti puncah gunung Everest dapat diakses dengan mudah.

Meskipun virtual reality bukan sesuatu yang baru, namun kini tampaknya fitur tersebut menjadi cukup penting dan membuat kamu bisa menjelajahi sebuah tempat baru secara jelas.

Bagi sebagian orang, mungkin kamu perlu beberapa perangkat seperti headset Oculus Rift atau HTC Vive. Sementara yang lain bisa menggunakan Google Cardboard VR Viewer.

Jika ingin mencoba jalan-jalan dengan virtual reality, mungkin kamu bisa mulai dari Florence atau stadium Hong Kong.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.