Cara Ubah Jadwal, Ubah Rute, dan Refund Tiket Garuda Indonesia Terkait Virus Corona

Kompas.com - 20/03/2020, 16:21 WIB
Ilustrasi Garuda Indonesia Garuda IndonesiaIlustrasi Garuda Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com – Garuda Indonesia memberi kebijakan khusus untuk merespon pandemi corona.

Kebijakan ini untuk menjaga lingkungan yang aman bagi konsumen serta awak kabin dan staff lainnya.

Oleh karena itu Garuda Indonesia menetapkan kebijakan fleksibel terkait mekanisme ubah jadwal penerbangan (reschedule) dan ubah rute penerbangan ( reroute) untuk semua penerbangan domestik dan internasional.

Baca juga: Australia Tutup Perbatasan dan Pintu Kedatangan, Turis Asing Dilarang Masuk

Kebijakan ini berlaku untuk tiket yang diterbitkan pada atau sebelum 15 Maret 2020 dengan tanggal penerbangan mulai dari 24 Januari – 31 Mei 2020.

Ketentuan lanjutan, kamu bisa memilih antara melakukan reschedule atau reroute penerbanganmu. 

Kebijakan ini hanya berlaku satu kali saja dan tanpa dikenakan biaya rebooking atau penjadwalan ulang.

Proses reschedule tanpa dikenakan biaya hanya berlaku untuk penerbangan dengan rute yang sama dan kabin penerbangan yang sama (terlepas dari kelas tarifnya) hingga tanggal di luar periode black-out yakni sampai 31 Maret 2021.

Jika tanggal perjalanan yang baru jatuh dalam periode black-out, perbedaan tarif dan pajak akan berlaku.

Baca juga: Singapore Airlines Bebaskan Biaya Penjadwalan Ulang Tiket, Simak Caranya

Proses reroute tanpa biaya tambahan hanya berlaku untuk penerbangan yang memiliki nilai yang sama atau lebih murah.

Jika kamu belum menentukan detil perjalanan yang baru, kamu bisa memperpanjang validitas tiketmu hingga 31 Maret 2021.

Tiket yang diperpanjang bisa diubah hanya satu kali saja (dengan reroute atau reschedule) dengan periode perjalanan yang baru hingga 31 Maret 2021.

Pesawat terbaru Garuda Indonesia A330-900 Neo saat peluncuran di hanggar 2 GMF Aero Asia, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2019).KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pesawat terbaru Garuda Indonesia A330-900 Neo saat peluncuran di hanggar 2 GMF Aero Asia, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2019).

Perihal refund, dana hanya akan dikembalikan menjadi voucher.

Voucher ini akan berlaku hingga 31 Maret 2021. Voucher bisa digunakan untuk penerbangan Garuda Indonesia atau produk lainnya dari Garuda Indonesia.

Untuk penerbangan code-share dengan maskapai penerbangan lain, reschedule harus dilakukan ke kelas dengan tarif yang sama.

Untuk kelas dengan tarif berbeda, maka akan dikenakan biaya tambahan.

Reschedule, reroute, atau pembatalan penerbangan bisa dilakukan melalui Live Chat 24 Jam Garuda Indonesia, layanan Call Center di nomor +6221 2351 9999 dan 0804 1 807 807. Untuk proses refund, hanya bisa dilakukan di kantor penjualan Garuda Indonesia.

Baca juga: Cara Ubah Jadwal Penerbangan dan Refund Tiket Japan Airlines karena Wabah Virus Corona

Saat ini, Garuda Indonesia sedang mengalami permintaan yang tinggi terkait permintaan reschedule, reroute, dan refund ini.

Maka dari itu, mereka akan melayani konsumen dengan jadwal penerbangan paling dekat lebih dulu.

Konsumen yang memiliki tanggal keberangkatan dalam waktu 72 jam ke depan, bisa mengontak Garuda Indonesia lewat live chat 24 jam dan call center.

Sementara untuk pemesanan yang akan dilakukan untuk penerbangan di luar tanggal di atas, bisa melakukan kontak lewat alamat e-mail di customer@garuda-indonesia.com.

Berdasarkan rilis Garuda Indonesia di situs resminya, konsumen disarankan untuk mencari tahu dan mengerti aturan perjalanan dari setiap negara tujuan perjalanan.

Selain itu, pelanggan juga disarankan untuk mengetahui kontak darurat terkait virus corona untuk bantuan lebih lanjut.

Untuk informasi paling update terkait virus corona di dunia dan informasi terkait dokumen yang dibutuhkan dari tiap-tiap negara, bisa mengunjungi Travel Center IATA.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Whats Hot
9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

Whats Hot
Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X