Apa Makna jadi Negara Terbahagia di Tengah Wabah Virus Corona?

Kompas.com - 21/03/2020, 19:02 WIB
Punakha Dzong (istana) di Punakha, Bhutan. SHUTTERSTOCK/KASHYAPSHANTANUPunakha Dzong (istana) di Punakha, Bhutan.

Guru sejarah dan kewarganegaraan Finlandia, Ville Jaattela setuju dengan hal ini.

Jateela tidak berpikir pemerintah Finlandia itu sempurna, tapi warga Tempere ini mengatakan bahwa ia memercayai pemerintah saat ini untuk bisa melakukan yang terbaik saat krisis.

“Saat krisis seperti ini, pemerintah harus bekerja dengan informasi yang mereka miliki dan tidak bisa melihat masa depan. Tidak semua perkembangan bisa diestimasikan dengan 100% kepastian. Jadi saya percaya bahwa mereka akan melakukan yang terbaik dan semua yang mereka bisa,” ujar Jaattela.

Negara superpower tak masuk 10 besar

Bahkan tanpa dampak dari virus corona, tidak ada negara-negara dengan ekonomi tinggi yang berhasil masuk ke 10 besar. Inggris Raya jadi peringkat ke-13, naik dari sebelumnya peringkat ke-15 pada tahun 2019 lalu.

Sementara Jerman tetap berada di peringkat 17 dalam waktu dua tahun berturut-turut. Jepang ada di peringkat ke-62, turun empat peringkat dari 58 pada 2019 lalu.

Lalu Rusia ada di peringkat ke-73, setelah pada 2019 lalu ada di peringkat ke-68, dan China duduk di peringkat 94, turun satu peringkat dari 93 pada 2019 lalu.

Sementara itu di spektrum yang berlawanan, orang-orang di Afghanistan jadi yang paling tidak bahagia dengan hidup mereka, berdasarkan survey terhadap 153 negara di dunia.

Diikuti Sudan Selatan di posisi 152, Zimbabwe posisi 151, Rwanda posisi 150, dan Republik Afrika Tengah di peringkat 149 dunia.

Dimulai dari Bhutan

Bhutan jadi negara yang mengajukan World Happiness Day atau Hari Kebahagiaan Dunia ke PBB pada 2011.

Halaman:


Sumber CNN Travel
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X