Kompas.com - 22/03/2020, 15:01 WIB


KOMPAS.com - Operator kapal pesiar Carnival menawarkan armada kapal pesiarnya untuk digunakan sebagai rumah sakit terapung sementara.

Keputusan ini diambil di tengah wabah virus corona yang terjadi di berbagai negara di dunia. Seperti dikutip dari Travel and Leisure, satu kapal dapat menampung hingga 1.000 kamar.

Perusahaan berbasis di Florida, Amerika Serikat, ini memiliki armada kapal pesiar seperti Carnival Cruise Line, Holland America Line, dan Princess Cruises.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Singapura Larang Kapal Pesiar Berlabuh

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara perusahaan menyebutkan jika pihak rumah sakit bisa menggunakan kapal pesiar untuk merawat pasien yang terkena virus corona (Covid-19).

"Ini adalah waktu yang sangat penting bagi negara kami dan bagi mereka di seluruh dunia, jadi kami ingin dapat membantu dengan menawarkan kapal pesiar untuk berfungsi sebagai rumah sakit kapal sementara di mana pun jika dibutuhkan," kata juru bicara Carnival, Roger Frizzell.

Saat ini, perusahaan telah mengidentifikasi sebanyak 10 hingga 15 kapal yang siap digunakan sebagai rumah sakit terapung.

Presiden Princess Cruises Jan Swartz membentuk hati dengan kedua tangannya ke arah kapal pesiar Diamond Princess, saat penumpang turun dari kapal setelah karantina, akibat penularan virus korona baru (COVID-19) di dermaga di Yokohama, Jepang, Kamis (20/2/2020), dalam gambar yang didapatkan dari video di media sosial. ANTARA FOTO/Princess Cruises via REUTERS/aww/cfoANTARA FOTO/Princess Cruises via REUTERS/PRINCESS CRUISES Presiden Princess Cruises Jan Swartz membentuk hati dengan kedua tangannya ke arah kapal pesiar Diamond Princess, saat penumpang turun dari kapal setelah karantina, akibat penularan virus korona baru (COVID-19) di dermaga di Yokohama, Jepang, Kamis (20/2/2020), dalam gambar yang didapatkan dari video di media sosial. ANTARA FOTO/Princess Cruises via REUTERS/aww/cfo

Carnival mengungkapkan, ide ini muncul ketika banyaknya jalur pelayaran yang telah menghentikan sementara operasionalnya, termasuk kapal pesiar Princess Cruises.

Wabah ini menyebabkan rumah sakit dipenuhi pasien Covid-19. Beberapa rumah sakit kekurangan tempat tidur untuk merawat pasien.

"Carnival Corporation dan mereknya menyerukan kepada pemerintah dan otoritas kesehatan untuk mempertimbangkan menggunakan kapal pesiar sebagai fasilitas perawatan sementara," kata juru bicara perusahaan Carnival.

Baca juga: Kapal Pesiar Dikarantina karena Virus Corona, Penumpang Diberi Makanan Lezat

Setiap kamar memiliki kamar mandi dan balkon pribadi untuk udara segar. Setiap kapal juga memiliki kapasitas hingga tujuh unit perawatan intensif atau ICU, yang terletak di pusat medis kapal.

Adapun unit tersebut dilengkapi dengan mesin seperti ventilator.

Perusahaan ini juga akan menyediakan pelayanan seperti makanan dan kebersihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Travel Update
Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.