Kompas.com - 22/03/2020, 20:05 WIB
Ilustrasi abon ikan cakalang, makanan yang awet disimpan lama. SHUTTERSTOCK/DWI PUTRA STOCKIlustrasi abon ikan cakalang, makanan yang awet disimpan lama.

JAKARTA, KOMPAS.com  - Di tengah keadaan saat ini yang mengharuskan masyarakat beraktivitas produktif di rumah demi mencegah virus corona ( Covid-19 ), perlu makanan yang awet.

Baca juga: Tips Memasak Makanan agar Awet, Bisa Disimpan Sampai Sebulan

 

Selain untuk persediaan, juga demi mengurangi intensitas keluar rumah untuk mencari bahan makan.

Baca juga: Tips Mengolah dan Menyimpan Bumbu Dasar Halus agar Awet

Salah satu makanan yang bisa tahan lama adalah abon cakalang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Chef Gatot Susanto, Corporate Chef Parador Hotels & Resorts menjelaskan jika abon cakalang bisa tahan lama dan bisa menjadi persediaan makanan di dalam rumah.

"Abon ikan bisa (awet) sampai satu bulan kalau ditaruh di suhu ruangan, jangan ditaruh di suhu yang terlalu panas. Kalau mau lebih awet lagi divakum," jelas Chef Gatot Susanto.

Ilustrasi abon. Bisa dibuat dari ikan, daging sapi, maupun ayam. SHUTTERSTOCK/PURMOON Ilustrasi abon. Bisa dibuat dari ikan, daging sapi, maupun ayam.

Abon cakalang bisa menjadi lauk praktis untuk sehari-hari. Membuatnya pun juga tidak begitu rumit. Bahan untuk membuat abon cakalang dapat ditemukan dengan cukup mudah.

Berikut bahan dan cara membuat abon cakalang:

Bahan-bahan :

1 kg ikan cakalang
100 gr bawang merah
100 gr bawang putih
50 gr kemiri
30 gr ketumbar
7 lembar daun jeruk
100 gr gula aren
1 liter santan kental segar
Garam secukupnya

Langkah pertama lumuri ikan dengan garam dan air jeruk nipis, kemudian kukus sampai matang. Jika sudah matang, dapat langsung disuwir-suwir kecil mengikuti arah serat daging ikan.

Selanjutnya siapkan bawang merah, bawang putih, dan kemiri. Uleg hingga halus, kemudian tumis sampai wangi.

Setelah itu siapkan wajan penggorengan dan masukan santan, ikan suwir, gula aren, daun jeruk, garam, dan bumbu yang sudah diuleg.

Ilustrasi abon yang juga menjadi pelengkap pada tumpeng. SHUTTERSTOCK/AMY ROSIE Ilustrasi abon yang juga menjadi pelengkap pada tumpeng.

Pastikan untuk masak abon dengan api kecil dan diaduk terus sampai matang dan kering. Pastikan abon benar-benar kering dan matang merata.

"Masaknya harus telaten. Abon itu kalau banyak, proses masaknya tidak sampai 3 jam," jelas Gatot.

Ia juga menjelaskan ketika memasak abon, usahakan abon tidak gosong dan diaduk terus hingga kering. Setelah kering bisa diangkat dan didinginkan sebentar.

Tips agar abon bisa awet terletak pada cara penyimpanannya. Disarankan untuk abon dikemas di dalam plastik lalu divakum agar kedap udara.

Jika cara memasak dan cara menyimpannya benar makan abon ikan bisa awet hingga satu bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.