Hong Kong Batasi Akses Masuk dan Larangan Transit, WNI Diimbau Tunda ke Hong Kong

Kompas.com - 24/03/2020, 14:51 WIB
Seorang wanita mengenakan masker melintas di dekat objek wisata Disneyland Hong Kong yang ditutup sementara terkait antisipasi penyebaran virus corona, Sabtu (26/12020). Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China. AFP/AYAKA MCGILLSeorang wanita mengenakan masker melintas di dekat objek wisata Disneyland Hong Kong yang ditutup sementara terkait antisipasi penyebaran virus corona, Sabtu (26/12020). Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China.


JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Hong Kong mengumumkan kebijakan pembatasan akses masuk dan larangan transit bagi turis sebagai respon perkembangan penyebaran virus corona.

Melihat akun instagram @safetravel.kemlu, kebijakan tersebut akan mulai berlaku besok Rabu (25/3/2020) hingga 14 hari ke depan.

Baca juga: 70 Negara Ini Tutup Akses Penerbangan untuk Cegah Penyebaran Corona

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

IMBAUAN TERKAIT PEMBATASAN AKSES MASUK DAN LARANGAN TRANSIT DI HONG KONG Merespon perkembangan situasi penyebaran COVID-19, Otoritas Hong Kong telah mengumumkan kebijakan berupa: • Tidak menerima kedatangan orang asing non-residen ke Hong Kong ; • Tidak menerima penumpang transit; • Melarang penjualan alkohol. Kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan pada tanggal 25 Maret 2020 hingga 14 hari kedepan dan tidak berlaku untuk penduduk asal Taiwan dan Makau selama tidak mempunyai riwayat perjalanan ke luar negeri dalam kurun waktu 14 hari terakhir namun bagi mereka tetap dikenakan karantina wajib selama 14 hari. Sehubungan dengan hal tersebut kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan Anda ke luar negeri khususnya ke wilayah Hong Kong. Bagi Anda yang sedang bepergian ke luar negeri khususnya di wilayah Hong Kong kami mengimbau agar Anda segera mengatur kepulangan ke Indonesia sebelum terdapat kebijakan pembatasan lebih lanjut. Dalam keadaan darurat Anda dapat menghubungi hotline @kjri_hongkong di nomor +852 6773 0466 atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel. #safetravelkemlu #safetravellers #negaramelindungi #covid19 #coronavirus #hongkong (Sumber foto: ericsson.com)

A post shared by Safe Travel Kemlu (@safetravel.kemlu) on Mar 23, 2020 at 5:05am PDT

"Tidak menerima kedatangan orang asing non-residen ke Hong Kong, tidak menerima penumpang transit, melarang penjualan alkohol," tulis akun instagram @safetravel.kemlu.

Kebijakan ini tidak berlaku bagi penduduk asal Taiwan dan Makau selama tidak mempunyai riwayat perjalanan ke luar negeri dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun bagi mereka tetap dikenakan karantina wajib selama 14 hari," tulis akun @safetravel.kemlu.

Mengacu kebijakan tersebut, Kementerian Luar Negeri RI mengimbau WNI untuk menunda perjalanan ke luar negeri khususnya wilayah Hong Kong.

Kemenlu juga mengimbau bagi WNI yang sedang bepergian ke luar negeri khususnya Hong Kong agar segera mengatur kepulangan ke Indonesia sebelum terdapat kebijakan pembatasan lebih lanjut.

Baca juga: Imbas Virus Corona, Hong Kong Tetapkan Pembatasan Masuk dari Korea Selatan

Untuk WNI yang sedang berada di Hong Kong dan membutuhkan bantuan dalam keadaan darurat, dapat menghubungi hotline KJRI Hong Kong di nomor +852 67730466.

Kamu juga bisa mengakses akun instagram dan mendapat informasi terkini dari KJRI Hongkong di @kjri_hongkong atau bisa juga menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

Sebelumnya, diakses dari akun instagram @kjri_hongkong mengumumkan tentang kewajiban karantina mandiri bagi warga yang datang dari luar Hong Kong, kecuali Makau dan Taiwan, tanpa membedakan kewarganegaraan dan paspor.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai dari Batik Betawi hingga Boneka Ondel-ondel, Andalan Produk Ekraf Khas Betawi

Mulai dari Batik Betawi hingga Boneka Ondel-ondel, Andalan Produk Ekraf Khas Betawi

BrandzView
Perbedaan Aturan Perjalanan Orang pada SE Satgas Covid-19 Nomor 16 dan Nomor 14

Perbedaan Aturan Perjalanan Orang pada SE Satgas Covid-19 Nomor 16 dan Nomor 14

Travel Update
Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Pelaku Wisata Gunungkidul Jalani Vaksinasi di Geosite Ngingrong

Travel Update
Tidur Ditemani Kucing, Begini Uniknya Hostel Neko Hatago di Osaka

Tidur Ditemani Kucing, Begini Uniknya Hostel Neko Hatago di Osaka

Jalan Jalan
7 Fakta Menarik Quanzhou, Kota Pelabuhan di China Warisan Dunia UNESCO Terbaru

7 Fakta Menarik Quanzhou, Kota Pelabuhan di China Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Mengenal 4 Situs Warisan Dunia UNESCO Terbaru, Ada Quanzhou di China

Travel Update
Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Travel Update
Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Jalan Jalan
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

Travel Update
PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

Travel Update
Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Travel Update
IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

Travel Update
Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Travel Update
Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Travel Update
1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X