Liburan di Rumah, Ikuti Kelas Masak Pasta Virtual Bersama Nenek dari Italia

Kompas.com - 24/03/2020, 21:07 WIB
Ilustrasi seorang nenek di Italia sedang membuat tortellini handmade. SHUTTERSTOCK/AKHENATON IMAGESIlustrasi seorang nenek di Italia sedang membuat tortellini handmade.

KOMPAS.com - Selama tiga tahun terakhir, traveler di Italia berdatangan ke Palombara Sabina, sebuah kota kecil di utara Roma yang bisa ditempuh berkendara sekitar 1 jam.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Seputar Budaya Kopi di Italia

Melansir Insider, tujuan mereka untuk mengikuti kelas membuat pasta khas Italia oleh seorang nenek bernama Nerina dan cucunya, Chiara Nicolanti.

Namun, virus corona menginfeksi warga Italia sehingga negara ini harus lockdown. Kelas masak pasta oleh Nonna (nenek) Nerina tak dapat diadakan.

Baca juga: Italia Dikarantina karena Corona, Turis Indonesia Diimbau Tidak Datang ke Italia

 

Chiara Nicolanti terpaksa membatalkan pemesanan mulai Februari.

Nicolanti pun inisiatif untuk mengadakan kelas masak pasta virtual dengan durasi 2 jam per sesi.

Baca juga: Resep 10 Saus Steak, Bisa Bikin Sendiri di Rumah

Cara mengikuti kelas masak pasta

Kamu dapat mengikuti kelas masak virtual bersama nenek Nerina dari Italia dengan mengakses Nonna Live.

Peserta mendaftar terlebih dahulu untuk memilih kelas masak yang diinginkan.

Nonna Nerina akan memandu pada Sabtu dan Minggu, sedangkan Nicolanti pada Senin-Jumat. Berikut jadwal kelas masak pasta:

  • Rabu pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak ravioli dengan saus mentega (makanan vegetarian)
  • Kamis pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak gnocchi dengan pesto (vegetarian)
  • Jumat pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak lasagna
  • Sabtu pukul 10.00 dan 13.00, kelas masak fettuccini dengan saus tomat
  • Minggu pukul 10.00 dan 13.00 , kelas masak cannelloni

Sebagai informasi, pelaksanaan kelas masak berdasarkan zona waktu yang berlaku di Italia.

Ilustrasi bahan membuat pasta tepung dan telur. SHUTTERSTOCK/ANDREW PUSTIAKIN Ilustrasi bahan membuat pasta tepung dan telur.

Usai registrasi, peserta bisa langsung check out layaknya setelah belanja online.

Seminggu sebelum kelas dimulai, peserta akan menerima email berisi daftar bahan dan alat yang dibutuhkan, serta tautan ke toko online Amazon.

Bahan membuat pasta ialah tepung dan telur, serta alat untuk menggulung adonan pasta.

Peserta juga akan menerima catatan kecil dari Nonna Nerina yang sudah diterjemahkan, berisi apa yang perlu dipersiapkan.

Nonna Nerina dan Nicolanti akan mengajarkan peserta teknik menguleni dan membuat pasta yang tepat.

Mereka akan memberitahu peserta kapan waktunya untuk menyentuh adonan maupun tak menyentuhnya, pada bagian mana harus diuleni secara perlahan, dan bagian yang harus digulung.

“Membuat pasta buatan tangan bukan sekadar dari bahannya,” ujar Nicolanti.

“Melainkan lebih pada teknik tangan (menguleni/menggulung adonan) dan inilah bagian yang akan diajarkan oleh seorang nenek di Italia,” imbuhnya.

Ilustrasi seseorang sedang menguleni adonan pasta. SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi seseorang sedang menguleni adonan pasta.

Berawal dari inisiatif sang cucu

Kelas masak pasta ini berawal dari Chiara Nicolanti yang memuat kegiatan memasak tersebut di laman Airbnb Experience.

Pada situs web tersebut Chiara Nicolanti menawarkan traveler untuk ikut kelas memasak pasta.

Dari situlah, tak sedikit traveler yang datang bahkan rela menempuh perjalanan naik kereta demi ikut kelas masak pasta di Kota Palombara Sabina.

Saking banyaknya peminat, Chiara Nicolanti sampai melibatkan nenek lain di kota tersebut untuk ikut mengajari membuat pasta.

Berkat traveler yang kian banyak, wali kota Palombara Sabina pun membuka kembali kastil tua yang sudah lama tutup.

Sebuah sudut di Palombara Sabina, sebuah kota perbukitan di Roma, Italia. SHUTTERSTOCK/VALERIOMEI Sebuah sudut di Palombara Sabina, sebuah kota perbukitan di Roma, Italia.

"Hal terindah adalah ketika kami membuka kelas ini dan beberapa peserta mendaftar," Ungkap Nicolanti.

Menurut Nicolanti, dalam waktu dua minggu dia menerima ratusan pesan singkat dari peserta yang baru ditemuinya pertama kali.

Para peserta tersebut mendoakan Nicolanti, menyatakan kesukaannya pada dirinya (dan kelas masak pas), serta harapan untuk bertemu dengan Nicolanti.

Nicolanti dan para peserta juga mengirim foto dan testimoni di grup WhatsApp mereka.

Untuk mengikuti kelas masak bersama Nonna Nerina, peserta menyiapkan biaya registrasi sekitar 50 dolar AS atau Rp 800.000-an.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X