3 Jenis Jahe dan Karakteristik Masing-masing, Pedasnya Beda!

Kompas.com - 25/03/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi jahe. Dok. Shutterstock/ pilipphotoIlustrasi jahe.


JAKARTA, KOMPAS.com - Jahe, salah satu empon-empon yang banyak diburu saat pandemi corona.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga jahe merah sempat melejit hingga dua kali lipat dari harga normal. Tidak hanya jahe merah, jahe sendiri memiliki beberapa jenis.

Dikutip dari Buku Sehat dengan Rempah dan Bumbu Dapur (2016), karya penulis Made Astawan yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas, jahe dibagi dalam tiga macam. 

Pembagian jahe berdasarkan ukuran, bentuk, dan warna rimpangnya.

Baca juga: Kisah Penjual Empon-empon di Pasar Jatinegara, Diserbu Pengunjung Usai Viral Berita Soal Corona

Tanaman jahe sendiri terdiri dari bagian akar, batang, daun, dan bunga.

Bagian rimpang jahe merupakan bagian yang sering dipakai. Rimpang jahe adalah akar tunggal yang tertanam kuat di dalam tanah dan dipanen setelah berumur 10-12 bulan

Berikut ini adalah aneka jenis jahe, berdasarkan buku Sehat dengan Rempah dan Bumbu Dapur (2016), karya penulis Made Astawan yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas:

1. Jahe putih

Jahe ini juga disebut dengan nama jahe kuning besar, jahe gajah, jahe badak atau jahe kombongan.

Jahe jenis ini memiliki rimpang yang besar dan gemuk, potongan melintang berwarna putih kekuningan, berserat sedikit dan lembut.

Jahe gajah biasanya dikonsumsi saat masih muda atau setelah aroma kurangnya tajam dan rasanya kurang pedas. Jahe ini banyak dikonsumsi selagi segar atau diolah untuk bumbu masak.

2. Jahe putih kecil

Nama lain dari jahe jenis ini adalah jahe sunti atau jahe emprit.

Jahe ini memiliki potongan melintang berwarna putih kekuningan, berbentuk agak pipih, berserat lembut, dengan aroma yang agak tajam, dan rasa yang pedas.

Baca juga: Tingkatkan Imun Cegah Corona, Ini Ragam Jamu Khas Indonesia

Umumnya jahe putih kedil dipanen dalam keadaan tua. Jenis jahe ini memiliki rasa lebih pedas dibandingkan jahe gajah.

Alasannya karena jahe putih kecil memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih banyak daripada jahe gajah.

3. Jahe merah

Disebut jahe merah karena warna rimpangnya berwarna jingga muda hingga berwarna merah.

Jahe ini memiliki serat yang kasar, aromanya sangat tajam, dan rasanya sangat pedas.

Jahe merah biasanya dipanen tua dan digunakan sebagai komponen obat-obatan dan jamu. Seringkali jahe merah diambil oleoresin dan minyak atsirinya sebagai bahan pengobatan. 

Baca juga: Berburu Jamu Godog, Minuman Tradisional Berkhasiat di Pasar Jatinegara

Manfaat Jahe

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Dalam buku Sehat dengan Rempah dan Bumbu Dapur (2016), karya penulis Made Astawan yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas, menyebut Jahe memiliki berbagai manfaat.

Manfaat jahe di antaranya untuk melegakan tenggorokan, mencegah masuk angin serta mengaktifkan sirkulasi darah di dalam tubuh.

Selain itu air rebusan jahe yang dicampurkan dengan daun mentol, jeruk, dan kayu manis juga dapat digunakan sebagai obat influenza.

Selanjutnya juga bisa sebagai obat batuk. Caranya tumbuk jahe, larutkan dengan air, tambahkan dengan madu murni. 

Baca juga: 12 Tanaman Herbal yang Dapat Dibeli di Pasar Jatinegara Jakarta

Buku "Sehat Dengan Rempah dan Bumbu Dapur" karya Made Astawan yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas, bisa dibeli di Gramedia.com.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

30 Hotel di Medan Bersiap Buka Kembali Juni 2020

Whats Hot
Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Pelaku Wisata Gunungkidul Bersiap Hadapi New Normal

Whats Hot
Persiapkan 'New Normal', Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Persiapkan "New Normal", Kemenparekraf Susun Program CHS dengan Libatkan Pelaku Parekraf

Whats Hot
Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Hotel-hotel di NTT Didorong Mulai Buka pada 15 Juni

Whats Hot
#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

#BeliKreatifLokal, Kampanye Kemenparekraf untuk Selamatkan Pelaku Ekonomi Kreatif

Whats Hot
Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Jalan Jalan
Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Tebar Semangat di Tengah Pandemi, Kemenparekraf Gelar Kopdar Virtual Komunitas

Whats Hot
Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Bisnis Kuliner Indonesia di Inggris Makin Marak di Tengah Corona

Makan Makan
AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan Domestik dan Internasional pada 8 Juni 2020

Whats Hot
Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Harga Melon Premium Jepang Terjun Bebas, dari Rp 684 Juta Menjadi Rp 16 Juta

Makan Makan
Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Resep dan Cara Membuat Siomay Ayam Udang, Bisa Jualan Online

Makan Makan
Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Curahan Hati Mereka yang Rindu Libur Lebaran dan Kampung Halaman

Jalan Jalan
Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

Whats Hot
Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Kabar Ongkos Wisata Turis Asing Dibiayai Pemerintah Jepang, Dibantah Japan Tourism Agency

Jalan Jalan
TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

TravelCast, Podcast Baru dari Kompas Travel Membahas Wisata Belanja di Korea Selatan

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X