Kemenlu Imbau Turis Indonesia Tunda Perjalanan ke Thailand

Kompas.com - 27/03/2020, 08:31 WIB
Candi Wat Arun yang terletak di Bangkok, Thailand. shutterstock.com/Nott+SutthipongCandi Wat Arun yang terletak di Bangkok, Thailand.

JAKARTA, KOMPAS.com – Otoritas Thailand mengumumkan Status Darurat Nasional dengan menetapkan beberapa kebijakan demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). 

Penetapan Status Darurat Nasional ini mulai efektif dari 26 Maret hingga 30 April 2020.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram @safetravel.kemlu, Kamis (26/3/2020), Otoritas Thailand menutup perbatasan dan akses masuk bagi pendatang dari luar negeri.

Selanjutnya, mereka juga melarang adanya kegiatan yang melibatkan keramaian. Mereka juga melarang adanya perjalanan domestik.

Baca juga: Cara Ubah Jadwal, Ubah Rute, dan Refund Tiket Garuda Indonesia Terkait Virus Corona

Kendati mereka juga melakukan penutupan terhadap toko-toko di sana, namun beberapa toko yang menjual kebutuhan sekunder diperbolehkan untuk tetap buka.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengimbau agar Warga Negara Indonesia (WNI) menunda rencana perjalanan menuju Thailand.

Sementara bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Thailand, Kemenlu mengimbau agar selalu mengikuti imbauan dari otoritas setempat dan Perwakilan Republik Indonesia (RI).

WNI juga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan virus corona.

Baca juga: AirAsia Tawarkan Kompensasi bagi Pemilik Tiket dengan Jadwal Berangkat sampai 30 April 2020

Jika sedang berada dalam kondisi darurat, kamu bisa menghubungi nomor hotline Perwakilan RI yakni KBRI Bangkok di nomor +662252313540 dan KBRI Songkhla di nomor +6674311544, +6674 312219, atau di nomor +6674441867.

Kamu juga bisa menekan tombol darurat yang ada pada Aplikasi Safe Travel.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Penerapan Status Darurat Nasional di Thailand terkait Penyebaran COVID-19 Merespon perkembangan situasi penyebaran COVID-19, pada tanggal 25 Maret 2020, Otoritas Thailand telah mengumumkan status Darurat Nasional yang diikuti dengan penetapan kebijakan sebagai berikut: Menutup perbatasan dan akses masuk bagi pendatang dari luar Melarang kegiatan yang melibatkan keramaian Melarang perjalanan domestik Penutupan toko-toko kecuali yang menjual kebutuhan esensial Kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan pada tanggal 26 Maret 2020 hingga 30 April 2020. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau Anda untuk menunda rencana perjalanan menuju Thailand. Bagi Anda yang berada di Thailand agar selalu mengikuti imbauan dari Otoritas setempat dan Perwakilan RI serta meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19. Dalam kondisi darurat Anda dapat mengubungi nomor hotline Perwakilan RI di Thailand: KBRI Bangkok +662 252313540 KRI Songkhla +6674311544 / +6674 312219 / +6674441867 Atau menggunakan Tombol Darurat aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri untuk menghubungi Perwakilan RI dimaksud

A post shared by Safe Travel Kemlu (@safetravel.kemlu) on Mar 26, 2020 at 2:44am PDT

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Wisatawan, Bagaimana Nasib UMKM Pariwisata dan Pusat Oleh-Oleh Yogyakarta?

Tak Ada Wisatawan, Bagaimana Nasib UMKM Pariwisata dan Pusat Oleh-Oleh Yogyakarta?

Whats Hot
Protokol New Normal Hotel di Filipina, Diminta Tak Diskriminasi Tamu yang Terinfeksi Virus Corona

Protokol New Normal Hotel di Filipina, Diminta Tak Diskriminasi Tamu yang Terinfeksi Virus Corona

Travel Tips
Kangen ke Pantai? Yuk Menyelam Virtual di Raja Ampat

Kangen ke Pantai? Yuk Menyelam Virtual di Raja Ampat

Jalan Jalan
Bentuk Mirip tapi Tekstur Tak Sama, Apa Bedanya Waffle Belgia dengan Waffle Amerika?

Bentuk Mirip tapi Tekstur Tak Sama, Apa Bedanya Waffle Belgia dengan Waffle Amerika?

Makan Makan
Resep Gampang Waffle, Bikin Sendiri di Rumah

Resep Gampang Waffle, Bikin Sendiri di Rumah

Makan Makan
New Normal, Pelaku UMKM Makanan Diminta Utamakan Higienitas dan Digitalisasi

New Normal, Pelaku UMKM Makanan Diminta Utamakan Higienitas dan Digitalisasi

Whats Hot
Apa Bedanya Waffle dengan Pancake? Berbahan Sama tapi Rasa Tak Serupa

Apa Bedanya Waffle dengan Pancake? Berbahan Sama tapi Rasa Tak Serupa

Makan Makan
Apa Itu Waffle? Makanan Khas Negara Mana dan Sejarahnya

Apa Itu Waffle? Makanan Khas Negara Mana dan Sejarahnya

Makan Makan
Resep Membuat Golgappa, Makanan India pada Film 'Rab Ne Bana Di Jodi'

Resep Membuat Golgappa, Makanan India pada Film 'Rab Ne Bana Di Jodi'

Makan Makan
Asal-usul Golgappa, Makanan India yang Disantap Shah Rukh Khan pada Film 'Rab Ne Bana Di Jodi'

Asal-usul Golgappa, Makanan India yang Disantap Shah Rukh Khan pada Film 'Rab Ne Bana Di Jodi'

Makan Makan
Apa Itu Golgappa? Makanan India yang Muncul pada Film 'Rab Ne Bana Di Jodi'

Apa Itu Golgappa? Makanan India yang Muncul pada Film 'Rab Ne Bana Di Jodi'

Makan Makan
Wisata Bukittinggi Buka Kembali, Wisatawan Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Wisata Bukittinggi Buka Kembali, Wisatawan Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Jalan Jalan
4 Resep Oreo Supreme Versi KW, Bisa Bikin Sendiri di Rumah

4 Resep Oreo Supreme Versi KW, Bisa Bikin Sendiri di Rumah

Makan Makan
Apa Itu SIKM? Surat Izin Keluar Masuk untuk Naik Pesawat ke Jakarta

Apa Itu SIKM? Surat Izin Keluar Masuk untuk Naik Pesawat ke Jakarta

Whats Hot
Tempat Wisata di Sukabumi Diserbu Wisatawan Saat Pandemi Corona

Tempat Wisata di Sukabumi Diserbu Wisatawan Saat Pandemi Corona

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X