Kompas.com - 30/03/2020, 18:28 WIB
Ilustrasi dalgona coffee Kompas.com / Gabriella WijayaIlustrasi dalgona coffee

JAKARTA, KOMPAS.com  - Sore itu tangan kanan saya serasa ingin lepas karena mengaduk kopi instan selama lebih dari satu jam.

Semenjak foto dan videonya viral di media sosial, banyak orang berlomba-lomba membuat dalgona coffee.

Baca juga: Apa Itu Dalgona? Permen Tradisional ala Korea

Dalgona coffee adalah kreasi kopi yang berbentuk seperti whip cream dan di bawahnya diberi susu putih serta es batu.

Untuk dapat menikmati kopi yang videonya viral di tengah pandemi Covid-19 itu, harus diaduk atau dikocok sebanyak 400 kali.

Berbekal kopi instan, gula pasir, dan susu bisa membuat kopi dalgona di rumah. Namun kembali lagi, kopinya harus dikocok sebanyak 400 kali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 3 Resep Minuman Dalgona yang Lagi Viral, Kali Ini Tanpa Kopi

Apakah kamu melakukan hal yang sama? Lalu apakah berhasil membuat kopi menjadi mengembang dan berbentuk seperti foam?

Jika tidak, kita bernasib sama. Awalnya saya iseng membuat dalgona coffee karena merasa bosan berada di rumah.

Saya mengambil sisa kopi instan yang ada di dapur, lalu mencampurkan dengan gula dan air panas seperti instruksi yang ada di berbagai artikel dan video di YouTube.

Percobaan pertama membuat dalgona coffee. Kopi belum bisa membentuk foam.KOMPAS.com/YANA GABRIELLA WIJAYA Percobaan pertama membuat dalgona coffee. Kopi belum bisa membentuk foam.

Cara yang ditunjukkan melalui video YouTube terlihat sangat mudah. Tampak orang mengaduknya dengan santai dan tiba-tiba kopi hitam pekat berubah warna menjadi coklat dan bertekstur seperti whip cream.

Namun, 'tidak semudah itu ferguso', banyak cara sudah saya lakukan. Pertama mengocoknya dengan garpu karena berbekal informasi dari YouTube bahwa ada orang yang mengocoknya dengan alat makan tersebut.

Lalu karena tidak kunjung mengembang menjadi foam, saya pun mengaduknya menggunakan whisk secara manual.

Saya sudah mengaduk dengan tenaga ekstra tapi hasilnya sama saja, tidak mengembang.

Rasa penasaran saya memuncak, akhirnya saya menggunakan mixer, usaha itu cukup membuahkan hasil.

Kopinya tetap berbentuk cair dan tidak mengembang seperti foam. Warnanya pun tidak coklat tetapi masih hitam pekat.

Setelah mencari informasi mengenai faktor yang membuat saya gagal, ternyata ada satu hal yang memengaruhinya.

Dalgona coffee dengan foam kopi di atas susu cair.KOMPAS.com/YANA GABRIELLA WIJAYA Dalgona coffee dengan foam kopi di atas susu cair.

Saya menggunakan kopi instan yang sudah tercampur dengan gula. Kalau di tengah masyarakat sebutan yang familiar adalah kopi 3 in 1. Kopi instan yang sudah tercampur gula dan cream.

Hal itu sangat berpengaruh besar dalam proses pembuatan dalgona coffee. 

Menurut Sivaraja, pemilik dari Amstirdam Coffee Malang sekaligus WBC & WLAC Certified Technical Judge 2019-2021 mengatakan bahwa butuh instant coffee yang lebih menyerap air.

"Butuh yang lebih menyerap air, karena proses membuat instant coffee kan sebenarnya freeze dry, kandungan airnya dihilangkan trus di-freeze, sehingga bentuknya jadi solid," jelasnya kepada Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Sangat penting dalam membuat dalgona coffee menggunakan kopi instant murni atau classic tanpa campuran gula maupun cream. Kopinya bisa apa saja, bisa kopi instan dari biji kopi arabika atau robusta.

Ilustrasi dalgona coffeeKompas.com / Gabriella Wijaya Ilustrasi dalgona coffee

Akhirnya saya pun mengikuti saran tersebut dan berhasil membuat dalgona coffee.

Kopi yang saya gunakan merk Nescafe classic tanpa campuran gula. Setelah itu saya campurkan gula pasir dan air mendidih. 

Resep yang terkenal ialah menggunakan 2 sendok makan kopi instan, 2 sendok makan gula, dan 2 sendok makan air mendidih.

Kamu tidak perlu berpatokan dengan resep di atas. Jika berpatokan dengan resep di atas, foam kopi akan memiliki rasa pahit. Bagi kamu pencinta kopi manis jangan ragu untuk menambahkan gula.

Jangan takut gagal, banyak sedikitnya gula tidak memengaruhi hasil akhir dari dalgona coffee. Namun pastikan, gula yang kamu pakai adalah gula pasir atau gula kristal.

Untuk mengaduknya pun tidak usah sampai 400 kali dengan garpu atau whisk secara manual. Jika pemilihan kopinya sudah benar dan takarannya pas kamu hanya perlu mengocoknya dengan mixer.

Baca juga: Dalgona Coffee, Kopi Viral di Korea karena Social Distancing

Tinggal mengaduknya selama 3 menit kamu akan mendapatkan tekstur dalgona coffee yang foamy dan padat.

Jika sudah memiliki tekstur seperti whip cream maka kamu bisa menuangkannya ke dalam gelas.

Pertama taruh es batu secukupnya, masukan susu putih full cream atau fresh milk, lalu taruh foam kopi di atas susu. Setelah itu kamu bisa menikmatinya.

Cita rasanya tidak berbeda jauh dengan kopi susu yang terbuat dari kopi instan. Namun sensasi baru dalam menyantap kopi akan kamu temukan di sini.

Saat foam masuk kedalam mulut rasanya seperti memakan whip cream yang sangat padat. Rasanya seperti kopi, pahit dan manis bercampur menjadi satu.

Lalu rasa itu bercampur dengan susu segar, yang menambah cita rasa creamy ringan. Menikmati kopi dalgona di rumah akan mengobati rasa kangen nongkrong di kafe kekinian.

Nikmatilah dalgona coffee, saat kamu melakukan pekerjaan di rumah atau membuat kreasi untuk menghalau rasa bosanmu. Selamat mencoba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Travel Update
Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Travel Update
Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

BrandzView
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Travel Update
Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Travel Tips
Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Travel Update
5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

Jalan Jalan
Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

Jalan Jalan
Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan
Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Travel Update
Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.