Cara Daftar Akun KAI Access untuk Batalkan Tiket KA dan Refund 100 Persen

Kompas.com - 31/03/2020, 07:30 WIB
Kereta Api Dok. PT KAI Daop 8 SurabayaKereta Api

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI Daop 1 Jakarta membatalkan sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal mulai 1 April 2020.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, calon penumpang bisa melakukan pembatalan tiket yang akan dikembalikan 100 persen di luar bea pesan melalui online aplikasi KAI Access.

Baca juga: Daftar Lengkap 124 Jadwal Kereta Api Jarak Jauh, Lokal, dan KA Bandara yang Dibatalkan

"Bagi calon penumpang KA Lokal yang terdampak pembatalan KA pada kurun waktu tersebut dapat mengajukan pengembalian bea tiket secara penuh 100 persen di luar bea pesan," kata Eva dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (30/3/2020).

"PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau agar calon penumpang melakukan pembatalan tiket secara online di aplikasi KAI Access versi terbaru," lanjutnya.

Ia melanjutkan, para calon penumpang yang sudah membeli tiket pada jadwal KA yang dibatalkan telah diberikan informasi terlebih dulu melalui layanan informasi pelanggan.

Baca juga: 260.000-an Tiket Kereta Api Dibatalkan oleh Penumpang untuk Cegah Wabah Covid-19

Bagi kamu yang ingin membatalkan tiket KA lewat KAI Acccess, tapi belum memiliki aplikasi tersebut, dapat unduh aplikasi di Google Play atau App Store.

Setelah mengunduh aplikasi KAI Access, langkah berikutnya adalah membuat akun KAI Access.
Berikut cara registrasi akun pada KAI Access yang telah Kompas.com rangkum:

1. Unduh aplikasi KAI Access di Google Play atau App Store

Sebelum membuat akun KAI Access, kamu perlu mengunduh aplikasi KAI Access terlebih dulu melalui Google Play untuk Android dan App Store untuk iOS.

Pastikan kondisi sinyal atau jaringanmu baik dan lancar pada saat mengunduh aplikasi KAI Access. Selain itu, pastikan memori internal maupun eksternal di gawai cukup.

Baca juga: Cara Membatalkan Tiket KA Lewat Aplikasi KAI Access, Dapat Refund 100 Persen

Nampak gambar kereta api.KAI.ID Nampak gambar kereta api.

2. Masuk ke menu Akun

Selesai mengunduh KAI Access, masuk ke dalam aplikasi tersebut. Kamu akan menemukan tampilan layar utama dan pilih menu Akun untuk melakukan pendaftaran.

3. Pilih menu Daftar

Setelah itu, kamu akan memulai tahapan registrasi dengan cara masuk ke menu Daftar pada halaman akun.

Klik pilihan "Daftar" pada halaman tersebut untuk memulai registrasi akun KAI Access.

Baca juga: Cara Mengganti Jadwal Tiket Kereta Api via KAI Access

4. Isi form pendaftaran akun

Usai memilih "Daftar", kamu akan menemukan tampilan berupa form untuk pengisian data diri. Isilah form tersebut untuk digunakan sebagai data akun KAI Access.

Kamu bisa mengisi form sesuai dengan data atau identitas diri seperti Nomor KTP, SIM, nama lengkap, tanggal lahir, dan lainnya.

5. Verifikasi akun

Setelah selesai melakukan registrasi akun, kamu bisa melakukan verifikasi akun melalui surat elektronik atau e-mail yang dikirimkan oleh PT KAI.

Baca juga: Pandemi Covid-19, 28 Perjalanan KA Jarak Jauh Periode 1 April-1 Mei Keberangkatan Jakarta Dibatalkan

Jika kamu tidak mendapatkan e-mail verifikasi, segera hubungi contact center 121 atau customer service stasiun terdekat.

Sekadar informasi, untuk pengisian data identitas saat registrasi dan data saat pemesanan harus sesuai agar memudahkan kamu ketika penambahan tiket, ubah jadwal, maupun pembatalan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Whats Hot
9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

Whats Hot
Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X