Kompas.com - 01/04/2020, 08:30 WIB

 

Inisiatif Bantu Petani

Maka dari itu, Locavore kini membuat Fresh Farm Box. Locavore menjual kotak berisikan bahan makanan yang disuplai oleh para petani lokal Bali untuk kemudian dikirimkan langsung ke rumah pembeli.

Chef Ray mengatakan ini jadi sesuatu yang cukup menyenangkan untuk dilakukan pada masa-masa ini.

Sistem Fresh Farm Box ini dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni di hari Senin dan Jumat, dengan kuota 50 boks sekali pengiriman.

Baca juga: 5 Resep Minuman Jahe Hangat yang Mudah Dibuat di Rumah

Untuk memaksimalkan aturan soal physical distancing, Chef Ray mengatakan hanya ada sekitar 5-6 orang pekerja yang mengurusi soal ini, sehingga tidak banyak orang terlibat.

“Sejauh ini sudah tiga kali kirim. Terakhir hari Senin kemarin itu kita kirim 45 boks. Respon orang-orang sangat positif. Saat ini self quarantine di rumah mereka jadi enggak mau ke supermarket," kata Chef Ray.

"Harga kami bagus, content juga bagus ini langsung fresh dari teman-teman petani kita," lanjutnya.

Baca juga: Cara Membuat Sekoteng, Minuman Hangat Perpaduan Jahe dan Santan

Setiap pembelian akan langsung diantarkan ke rumah. Sejauh ini, menurut Ray, respon masyarakat sudah cukup baik dan permintaan pengiriman tidak hanya berasal dari Ubud, juga di Sanur dan daerah Selatan Bali.

Untuk Fresh Farm Box ini, tersedia 3 jenis paket yang bisa diambil oleh pembeli.

Pertama adalah paket untuk satu orang, lalu ada paket untuk dua orang, dan paket untuk family of four atau keluarga dengan empat anggota.

Baca juga: Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Dalam satu kotak untuk paket satu orang, terdiri dari 16 bahan makanan. Yakni 3 jenis buah, 6 sayuran, ada juga kentang atau ubi, berbagai jenis acar, serta 3-4 jenis salad berbeda.

Satu kotak untuk satu orang dihargai Rp 90 ribu.

Lalu satu kotak untuk dua orang terdiri dari 20 bahan makanan dengan harga Rp 150 ribu. Sementara untuk family box, terdiri dari 22 bahan makanan dengan harga Rp 250 ribu.

“Setiap pengiriman isinya berbeda-beda. Tergantung apa yang tersedia di petani kita,” jelas Ray.

Baca juga: 3 Jenis Jahe dan Karakteristik Masing-masing, Pedasnya Beda!

Bahan-bahan segar ini diperoleh Ray dari petani lokal di Bali. Secara total, ada tiga petani yang jadi supplier utama Locavore.

"Cuma ada juga lingkungan petani di daerah dia. Misalnya, kalau kita mau beli sesuatu di dia enggak ada, dia bisa cari ke yang lain. Jadi membantu komunitas petani juga,” tutur Ray.

“Sejauh ini kita di hari Selasa (31/3/2020) sudah ada pisang santan, semangka, baby beans, zucchini, pokcoy, salad. Jadi memang hanya yang mereka tanam,” lanjut dia.

Baca juga: Restoran Mama Chew Bali Turut Serta Memasak Makanan untuk Tenaga Medis

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.