Kru Pesawat Taiwan Kini Wajib Menggunakan Alat Pelindung Diri

Kompas.com - 01/04/2020, 12:05 WIB
Alat Pelindung Diri (APD) untuk kru pesawat di Taiwan. dok.Central Epidemic Command Center (CECC)Alat Pelindung Diri (APD) untuk kru pesawat di Taiwan.

KOMPAS.com – Central Epidemic Command Center (CECC) Taiwan mengumumkan seluruh kru pesawat akan diberikan alat pelindung diri (APD) mulai 1 April 2020 pada Sabtu (28/3/2020).

Menurut laman Focus Taiwan, Sabtu (28/3/2020), para kru pesawat harus menggunakan masker bedah, kacama pelindung (goggle), pakaian pelindung, dan sarung tangan.

Menteri Kesehatan Taiwan yang menjabat sebagai ketua CECC, Chen Shih-chung, mengatakan bahwa APD tersebut sama seperti APD yang diberikan kepada para tenaga medis.

Dia juga menambahkan, CECC akan membuat pedoman bagi para penumpang. Apabila mereka melanggar aturan maka mereka akan terkena hukuman.

Baca juga: Intip Hotel Mewah Tempat Raja Thailand Isolasi Diri dengan 20 Selir

Saat ini, CECC mengatakan bahwa para penumpang bisa membawa APD masing-masing termasuk hand sanitizer beralkohol tidak lebih dari 100 ml.

CECC juga mengingatkan bahwa mereka tidak bisa mengubah tempat duduk tanpa memberitahu pramugari atau pramugara terlebih dahulu.

Kontrol virus corona untuk para kru pesawat menjadi perhatian pemerintah Taiwan.

Sebab, terdapat beberapa kru pesawat dan pilot maskapai penerbangan Taiwan yang terinfeksi virus corona.

Sementara itu, The Civil Aeronautics Administration (CAA) Taiwan mengumumkan terdapat peraturan baru untuk kru pesawat pada Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Apa Rasanya Teh Hijau Campur Jahe? Ini Cara Bikin Golden Ginger Tea

Jika kru pesawat harus bertugas pada penerbangan jarak jauh yang mengharuskan mereka memasuki negara lain, maka sepulang ke Taiwan mereka harus beristirahat.

Istirahat dilakukan dengan karantina pribadi di rumah selama lima hari. Bagi kru pesawat yang melayani penerbangan jarak jauh kargo, karantina pribadi dilakukan selama tiga hari.

Sebelum pengumuman peraturan baru ini, kru pesawat Taiwan masih dapat terus bertugas tanpa perlu karantina diri setelah pulang dari penerbangan luar negeri. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X