Kompas.com - 01/04/2020, 17:06 WIB
Ilustrasi salah satu gerai McDonalds di Yogyakarta dengan desain bangunan menarik, (2382019). SHUTTERSTOCK/BRAMANYUROIlustrasi salah satu gerai McDonalds di Yogyakarta dengan desain bangunan menarik, (2382019).

JAKARTA, KOMPAS.com  - McDonald's Indonesia memberlakukan layanan Contactless Take Away, Contactless Drive Thru, dan Contactless McDelivery. Layanan ini dilakukan untuk bantu upaya pemerintah mencegah penyebaran COVID-19. 

“Kami sangat mendukung pemerintah Indonesia yang berupaya mencegah penyebaran COVID-19 yang saat ini memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),"jelas Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, Sutji Lantyka, dalam siaran pers yang diterima oleh Kompas.com, Rabu (1 April 2020).

"Kami lakukan dengan membatasi ruang berkumpul masyarakat di tengah pandemi ini," lanjutnya.

McDonald's Indonesia sebelumnya mengumumkan bahwa mereka menutup sementara layanan makan di tempat atau dine-in.

Baca juga: McDonalds Indonesia Tutup Layanan Makan di Tempat, Masih Bisa untuk Pesan Antar

 

Penutupan layanan khusus makan di restoran (dine-in) akan dimulai dari 1 April 2020 hingga dua pekan ke depan.

Konsumen diarahkan untuk memanfaatkan layanan drive thru, take away, dan McDelivery untuk menikmati menu McDonald's,

Pada layanan Contactless McDelivery, McDonald's mewajibkan pengiriman makanan diantar dengan tidak melakukan kontak fisik sama sekali antara konsumen dan rider (pengantar) McDelivery.

Sistem ini memberi kesempatan konsumen untuk mengambil sendiri pesanan langsung di dalam box McDelivery.

Untuk pembayaran, rider McDelivery akan menyiapkan dua kantong plastik, satu untuk pembayaran dan satu lainnya untuk uang kembalian.

Kebijakan ini juga disebutkan untuk menunjang keselamatan dan keamanan konsumen dan karyawan sebagai prioritas McDonald’s Indonesia.

Selain mengambil kebijakan di atas McDonald’s Indonesia juga telah memperketat prosedur operasional standar dalam meningkatkan kebersihan di restoran McDonald’s. 

Peningkatan kebersihan mulai dari area dapur hingga kesemua titik kontak konsumen.

Baca juga: Restoran Mama Chew Bali Turut Serta Memasak Makanan untuk Tenaga Medis

Standard Operating Procedure (SOP) juga diterapkan kepada kru dan pemasok McDonald’s. 

Mereka wajib melakukan pengecekan suhu tubuh dua kali sehari yaitu sebelum bekerja dan setelah istirahat.

Ilustrasi Happy Meal McDonalds.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Happy Meal McDonalds.

Selain itu juga mencuci tangan dengan sabun lebih sering dan menjaga kebersihan mulai dari tempat penyimpanan bahan baku, di dapur, hingga ke titik kontak dengan konsumen.

Meskipun tidak dapat menikmati makanan di dalam restoran, McDonald’s terus memastikan kebersihan restoran dan kru sepanjang hari dan meningkatkan frekuensi pembersihan semua titik kontak dengan konsumen.

Antara lain meliputi gagang pintu, area tunggu pesanan, area cuci tangan, dan musholla.

Baca juga: Cara Restoran Terbaik di Asia Bertahan di Krisis Corona, Bantu Petani

Selama menutup layanan layanan di tempat, McDonald’s untuk sementara waktu juga meniadakan layanan self-ordering kiosk.

“Prinsip kebersihan di seluruh titik kontak konsumen adalah standar operasional sehari-hari McDonald’s. Di tengah darurat virus corona, kami memperketat operasional, meningkatkan kebersihan kru dan restoran," pungkas Sutji.

"Kami ingin konsumen dapat tetap menikmati menu McDonald’s tanpa keraguan akan kebersihandan kualitas makanan dan minuman yang dipesan,” jelas Sutji. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.