Cara Membuat dan Mencuci Masker Kain Katun ala WNI di Ceko

Kompas.com - 04/04/2020, 18:29 WIB
Masker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020). dok. Imy FericaMasker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi global virus corona ( Covid-19 ) membuat sebagian warga Ceko menjahit dan membagikan masker katun ke golongan yang rentan terinfeksi virus tersebut.

Baca juga: Warga Ceko Bersatu Lawan Corona, Jahit Masker Sendiri dan Membagikannya

Salah seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Imy Ferica yang tinggal di Ceko turut serta pada gerakan membuat dan bagi-bagi masker kain gratis.

Ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang merupakan warga negara Ceko, menjahit masker kain tersebut dan membagikannya ke panti jompo.

Baca juga: Pengalaman WNI Saat Gerakan Bagi-bagi Masker Kain Gratis di Ceko

Iveta Nevludova melalui Imy Ferica membagikan cara membuat masker kain dua lapis yang dibuatnya. Berikut bahan-bahan yang diperlukan:

1. Jarum jahit satu.

2. Benang.

3. Dua kain katun masing-masing ukuran 18x20 cm.

4. Dua kain ukuran 11x3,5 cm.

4. Tali sepatu bekas, tali karet, atau pita katun dengan panjang menyesuaikan ukuran kepala.

5. Pola masker kotak.

6. Pin secukupnya.

Pola masker kain.www.Daya.cz Pola masker kain.

“Pin untuk menempelkan kedua lapis kain ke pola (agar mudah dijahit). Untuk kain, idealnya pakai kain putih saja karena pertama kali cuci kadang warna bisa luntur. Tapi ini tergantung motif dan warna,” tutur Imy saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/4/2020).

Meskipun ukuran kain katun dalam gambar pola di atas adalah 20x20 cm, namun panjang setiap lipatannya tetap sama untuk kain katun berukuran 18x20 cm.

Cara membuat masker kain katun

1. Potong kedua kain berukuran 18x20 cm mengikuti pola masker.

2. Setelah itu, hadapkan bagian depan masker sebelum ditempel menggunakan pin dan jahit semua sisi menjadi satu.

Sebelum menjahitnya, sisakan jarak lebih kurang 1 cm antara tepi kain katun dengan tempat untuk menjahit benang agar jahitan tidak terlihat (kelim) saat kamu membalikkan masker.

3. Bentuk lipatan pada kain sesuai ukuran yang tertera pada pola. Di tahap ini, lipatan bisa langsung kamu setrika agar kain berbentuk.

Terdapat dua cara untuk membuat lipatan tersebut sebelum kamu menyetrikanya yakni menggunakan dan tidak menggunakan pin.

“Pas setrika tidak pakai pin juga tidak apa-apa. Yang penting sudah ditandai jeda lipatan pakai pulpen di pinggiran kain. Bisa dilipat pakai tangan (secara manual) dan disetrika lipatannya,” kata Imy.

Masker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020).dok. Imy Ferica Masker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020).

Apabila kamu memutuskan untuk menggunakan pin, pastikan bahwa setrika tidak mengenai pin agar besi tidak meleleh.

4. Langkah berikutnya adalah pembuatan hem. Dua kain berukuran 11x3,5 cm yang sudah disiapkan sebelumnya bisa kamu lipat dua memanjang untuk dijadikan hem.

“Masukkan tali (yang sudah disiapkan) ke hem, baru dijahit tutup. Sebenarnya tidak pakai hem juga tidak apa-apa” tutur Imy.

5. Setelah tali masuk ke dalam hem, jepit pakai pin agar penjahitan hem lebih mudah dan tidak berantakan.

Apabila kamu ingin memiliki masker dengan empat tali yang bisa diikat di belakang kepala, maka tali yang digunakan bisa kamu jepit di setiap sudut masker sebelum hem dijahit.

Jika kamu lebih menyukai tali yang dilingkarkan ke belakang telinga, kamu cukup pakai dua tali dengan ukuran yang diinginkan.

Masker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020).dok. Imy Ferica Masker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020).

Masing-masing ujung tersebut bisa kamu jepit di setiap sudut hem dalam satu sisi sebelum hem dijahit.

“(Setelah hem dan tali selesai dijahit) masker bisa langsung dicuci dan disetrika,” kata Imy.

Cara mencuci masker kain

Pencucian masker kain terbilang cukup mudah. Kamu hanya perlu menyiapkan sebuah panci, deterjen, dan air.

Pertama, siapkan deterjen dan air secukupnya. Kemudian, rebus air hingga mendidih sebelum menaruh masker dan deterjen.

“Saya rendam selama 10 menit. Setelah itu saya keringkan kemudian setrika dengan ukuran suhu maksimum atau suhu untuk linen,” kata Imy.

Kendati masker sudah steril, tetapi Imy menganjurkan agar masker disetrika lagi sebelum digunakan untuk menjaga kebersihannya.

Setelah digunakan, ada baiknya kamu langsung cuci dan tidak menunggu berlama-lama agar kuman yang menempel langsung hilang dan tidak tersebar di dalam rumah.

Kewajiban pemakaian masker di Ceko

Sebelumnya, Perdana Menteri Ceko Andrej Babis berbicara soal pentingnya menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pihaknya juga mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker. Seruan tersebut turut didukung oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Masker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020).dok. Imy Ferica Masker katun buatan Imy Ferica dan ibu mertuanya, Iveta Nevludova, yang dibagikan secara gratis ke panti jompo di Praha, Ceko, Kamis (2/4/2020).

Kendati demikian, pemerintah tidak menyediakan masker dan mengandalkan inisiatif warga untuk mematuhi aturan tersebut.

Apotek memasang tanda yang mengumumkan bahwa mereka tidak menyediakan masker bedah dan sudah kekurangan stok untuk tenaga medis.

Mahasiswa fesyen di Akademi Seni, Arsitektur, dan Desain Umprum di Praha lalu berinisiatif membuat masker katun dan membagikannya ke salah satu rumah sakit bersalin terbesar di kota Podoli.

Seorang asisten dan guru di akademi desain fesyen studio, Alice Klouzkova, menuturkan bahwa para mahasiswa telah membuat ratusan masker.

“Sebagian besar dari mereka memiliki mesin jahit di rumah dan suka menjahit. Bahan harus 100 persen terbuat dari katun sehingga bisa disterilkan,” tuturnya, mengutip Kompas.com.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X