Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Orang Jepang Sering Pakai Masker, Salah Satunya Hindari Serbuk Bunga

Kompas.com - 06/04/2020, 15:13 WIB
Nabilla Ramadhian,
Yuharrani Aisyah

Tim Redaksi

Sumber Quartz

“Mereka tidak suka lingkungan sekitarnya terganggu. Makanya kalau naik kendaraan umum, mereka sibuk sama dirinya sendiri. Sudah biasa di sana orang pakai masker, pakai headset, di kereta atau kendaraa publik lainnya sambil baca buku,” kata Erwin.

Penggunaan masker merata di setiap kalangan masyarakat Jepang, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Meski begitu, Erwin mengatakan bahwa masker lebih banyak digunakan di daerah perkotaan saja dan tidak di perkotaan kecil atau pedesaan.

Penggunaan masker di tengah wabah virus corona

Erwin mengatakan bahwa penggunaan masker di Jepang mengalami perubahan. Sebelumnya, mereka hanya digunakan oleh orang yang sakit atau alergi terhadap serbuk bunga.

Saat ini, masker juga dikenakan oleh orang yang sehat.

“Penjualan masker pun tidak ada yang mendadak harganya menjadi 10 kali lipat dan banyak pedagang dadakan,” kata Erwin.

Sejak awal muncul corona di Jepang, pemerintah langsung melakukan proteksi terhadap penjualan masker. Maksimal seorang hanya boleh beli dua,” lanjutnya.

Wabah penyakit di abad ke-20 dan kebakaran yang besar

Mengutip Quartz, pada tahun pertama abad ke-20 terjadi pandemi influenza yang menyebabkan kematian 20 – 40 juta masyarakat di seluruh dunia.

Angka kematian tersebut lebih banyak dari angka kematian saat Perang Dunia I. Terdapat pula wabah penyakit di setiap benua yang ada, termasuk Asia.

Menutupi wajah dengan syal, kerudung, atau masker merupakan cara untuk menangkal penyakit di beberapa belahan dunia hingga epidemi tersebut hilang pada akhir tahun 1919.

Sementara itu pada tahun 1923, Jepang mengalami sebuah gempa besar di daerah Kanto yang menyebabkan terjadinya api besar.

Kejadian tersebut menyebabkan hampir 600 ribu rumah di bagian negara yang padat terbakar. Langit pun dipenuhi oleh asap dan abu berminggu-minggu lamanya.

Tidak hanya itu, kualitas udara juga turun hingga berbulan-bulan. Semenjak itu, masker wajah tidak lagi disimpan di tempat penyimpanan dan menjadi aksesoris khas pinggiran jalan Tokyo dan Yokohama.

Epidemi flu global kedua pada 1934 membuat hubungan Jepang dan penggunaan masker kian erat. Masker juga menjadi sering digunakan selama bulan-bulan musim dingin.

Tidak hanya itu, masyarakat Jepang juga menjaga kesopanan sosial. Bila sedang batuk dan pilek, mereka akan berusaha menghindari penularan virus ke orang lain.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Amanah Borneo Park di Banjarbaru, Punya Wahana Seru untuk Anak-anak

Amanah Borneo Park di Banjarbaru, Punya Wahana Seru untuk Anak-anak

Jalan Jalan
Amanah Borneo Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Amanah Borneo Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Misteri Pilar Besi Kuno Berusia 1.600 Tahun di India yang Tidak Berkarat

Misteri Pilar Besi Kuno Berusia 1.600 Tahun di India yang Tidak Berkarat

Jalan Jalan
Tips Aman Berkunjung ke Kebun Binatang dengan Satwa Liar

Tips Aman Berkunjung ke Kebun Binatang dengan Satwa Liar

Travel Tips
Harga Tiket Terkini Pendakian Gunung Andong via Pendem

Harga Tiket Terkini Pendakian Gunung Andong via Pendem

Travel Update
Sheraton Belitung Resort Mulai Terapkan Energi Hijau yang Ramah Lingkungan

Sheraton Belitung Resort Mulai Terapkan Energi Hijau yang Ramah Lingkungan

Travel Update
Pemda DIY Tak Khawatir Wisatawan Turun Imbas Larangan Study Tour Beberapa Daerah

Pemda DIY Tak Khawatir Wisatawan Turun Imbas Larangan Study Tour Beberapa Daerah

Travel Update
5 Hotel dekat Jatim Park 3, Pas untuk Liburan Sekolah

5 Hotel dekat Jatim Park 3, Pas untuk Liburan Sekolah

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com