Kompas.com - 06/04/2020, 17:15 WIB

“Kami meminta kesediaan pengguna untuk mengirimkan informasi tertulis dari pihak maskapai maupun hotel apabila informasi yang diterima berbeda dari yang kami sampaikan, agar situasi tersebut dapat kami eskalasi dan diskusikan lebih lanjut.

Informasi tambahan tersebut juga memungkinkan kami untuk bekerja lebih efektif dan lebih cepat dalam memenuhi permintaan pengguna,” ujar Dionisius Nathaniel, Chief Marketing Officer Traveloka.

Tak itu saja, Traveloka juga telah meningkatkan sistem back-end untuk memudahkan pengguna dalam mengajukan permintaan refund/reschedule lewat pilihan ‘My Booking’ (Pesanan) di aplikasi Traveloka.

Kamu bisa memilih pemesanan yang akan di-reschedule/refund dan memilih ‘Manage Booking’ (Atur Pesanan) untuk melanjutkan prosesnya.

Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa mengakses laman traveloka.com/en/coronavirus-information untuk berbagai informasi terkait Syarat dan Ketentuan lebih lanjut terkait kebijakan khusus yang diberlakukan oleh para partner.

Mengapa proses refund di OTA lambat?

Proses refund yang diajukan oleh konsumen membutuhkan waktu yang cukup lama.

Menurut Pauline Suharno, Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) menjelaskan perihal rumitnya alur proses refund.

“Proses refund misalnya customer datang ke kami minta refund, segala macam kami akan input (data). Kami menggunakan sistem namanya AYATA, seluruh travel agent pakai sistem ini yaitu gabung dari maskapai penerbangan.

Dari sistem ini, reportnya mingguan. Waktu mereka (konsumen) kasih informasi ke kita, misalnya tanggal 15. Kemudian dikerjakan, itu dananya bisa masuk lagi ke kita (travel agent) kurang lebih 1 bulan,” jelas Pauline pada Kompas.com, Selasa (11/2/2020).

Pasalnya, data yang harus dicari tak sedikit. Apalagi banyak tiket yang diminta refund kebanyakan sudah diterbitkan cukup lama, membuat proses pencariannya pasti cukup rumit pula.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.