Kompas.com - 06/04/2020, 19:18 WIB
Orang melintasi banner bertuliskan terima kasih untuk menjaga jarak 1 meter dengan tiap orang saat warga mengantre belanja di pasar Marche des Lices, di Pusat Kota Rennes, Barat Perancis, 21 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar orang menjadi salah satu cara yang disarankan untuk mencegah penyebaran virus corona. AFP/DAMIEN MEYEROrang melintasi banner bertuliskan terima kasih untuk menjaga jarak 1 meter dengan tiap orang saat warga mengantre belanja di pasar Marche des Lices, di Pusat Kota Rennes, Barat Perancis, 21 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar orang menjadi salah satu cara yang disarankan untuk mencegah penyebaran virus corona.


JAKARTA, KOMPAS.com - Perancis mengumumkan bergabung dengan anggota Schengen lain dalam memperkenalkan kontrol perbatasan internal untuk melawan pandemi virus corona.

Melansir Schengen Visa Info, kini Perancis mengambil langkah lebih jauh dengan mengumumkan akan mempertahankan kontrol perbatasan selama tujuh bulan.

Sementara anggota Uni Eropa lain hanya memberlakukan kontrol perbatasan internal selama 20 hari dan memperpanjang 20 hari lagi. 

Menurut Komisi Eropa, Perancis memutuskan untuk memperluas kontrol perbatasannya dari  31 Oktober 2019 - 31 Oktober 2020 karena beberapa alasan.

Baca juga: Imbas Wabah Corona, Paspor Uni Eropa Tak Sekuat Sebelumnya?

Selain virus corona, kontro perbatasan Perancis disebutkan juga terjadi karena ancaman teroris, peristiwa politik, gerakan pengungsi (secondary movement), dan perbatasan internal.

Presiden Perancis Emanuel Macron sempat mengamuk kepada para pemimpin Uni Eropa saat video konfrensi bersama terkain Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengamuk karena pemimpin Uni Eropa membuka kontrol perbatasan internal sementara pada akhir Maret 2020 secara sepihak.

Ia memperingatkan bahwa hal ini mungkin dapat menjadi akhir dari wilayah Schengen.

Warga mengantre dengan menjaga jarak aman saat memasuki toko roti di Rennes, Perancis, 16 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar warga merupakan salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona.AFP/DAMIEN MEYER Warga mengantre dengan menjaga jarak aman saat memasuki toko roti di Rennes, Perancis, 16 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar warga merupakan salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Presiden Macron memperingatkan bahwa proyek utama Uni Eropa, termasuk wilayah tanpa perbatasan dapat berada dalam bahaya jika tidak ada solidaritas antar negara Uni Eropa.

"Apa yang dipertaruhkan adalah keberlangsungan proyek Eropa dan risiko yang kita hadapi adalah kematian Schengen," kata Macron selama video konferensi seperti dikutip Schengen Visa Info.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris Akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris Akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.