Kompas.com - 08/04/2020, 17:08 WIB
Ilustrasi budae jjigae Sean Lee / UnsplashIlustrasi budae jjigae

JAKARTA, KOMPAS.com  - Hidangan yang digemari masyarakat Korea Selatan ini berasal dari kriris pangan yang diakibatkan perang Korea.

Budae jjigae lahir dari tangan masyakarat Korea Selatan saat itu yang memunguti makanan sisa dari tentara Amerika.

Baca juga: Selain Ramdon di Film Parasite, Ini 5 Makanan Campur ala Korea

Digambarkan sebagai "lelucon kuliner dan simbol ikon imperialisme A.S." oleh sosiolog Grace M. Cho, budae jjigae memiliki arti 'sup pangkalan militer'.

Sebab isinya adalah makanan dari tentara Amerika yang berlebihan, lalu dipungut oleh warga Korea Selatan.

Dilansir dari Atlas Obscura, selama Perang Korea, warga berjuang melewati masa kelangkaan makanan. Bahkan toko jarang menjual daging.

Berada di sebelah utara ibu kota Korea Selatan, Seoul, terdapat pangkalan militer A.S. yang dipenuhi dengan banyak makanan Amerika. Seperti daging kaleng dan ham.

Mereka berbondong-bondong membeli sisa makanan tersebut bahkan tidak sedikit yang menggali tempat sampah dan menemukan makanan sisa yang sudah tercampur dengan puntung rokok maupun potongan sampah lain.

Ilustrasi budae jjigae, sup khas Korea dengan isi utama sosis dan daging.PIXABAY/WITHPLEX Ilustrasi budae jjigae, sup khas Korea dengan isi utama sosis dan daging.

Dari makanan sisa itu mereka menambahkan kimchi, bawang putih, sayuran, sambal, dan mi instan khas Korea. Lalu dicampur dengan kacang kaleng, keju olahan, Spam, hotdog, dan ham.

Baca juga: Daftar 10 Mi Instan Korea Paling Enak, Cocok Jadi Oleh-oleh

Sup yang dihasilkan ternyata menjadi sajian yang layak makan. Hidangan ini terdiri dari campuran daging pedas, keju, dan sayuran yang gurih.

Makanan ini secara tidak sengaja merupakan makanan yang mencampurkan cita rasa Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Travel Update
Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Travel Update
Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Mudik Dilarang, Kunjungan Wisata ke Bantul dan Gunungkidul Saat Lebaran Diprediksi Anjlok

Travel Update
Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Brasil Bangun Patung Yesus, Lebih Tinggi dari Rio de Janeiro

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X