Kemenparekraf Selama Corona, Berikan Dukungan untuk Tenaga Medis

Kompas.com - 10/04/2020, 13:40 WIB
Swiss-Belhotel Pondok Indah menyediakan akomodasi bagi tenaga medis yang menangani kasus Covid-19. DOK. SWISS-BELHOTELSwiss-Belhotel Pondok Indah menyediakan akomodasi bagi tenaga medis yang menangani kasus Covid-19.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini tengah memberikan beragam bantuan demi mendukung kerja tenaga kesehatan dalam menghadapi pandemi virus corona.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, instansinya mendukung dengan cara menyiapkan hotel, katering dan lain-lain untuk para tenaga medis.

"Dengan kita support secara langsung untuk tenaga kesehatan, artinya kita juga membantu perjuangan mereka yang luar biasa menghadapi virus ini," kata Wishnutama dalam diskusi online dengan PHRI, ASITA, dan sejumlah media, Selasa (7/4/2020).

"Perlu dukungan luar biasa, karena pokok permasalahan pandemi ini kan kesehatan," kata Wishnutama.

Baca juga: Pariwisata Dunia Dipredksi Pulih 10 Bulan Pasca Wabah Corona, Bagaimana Indonesia?

Lanjutnya, dukungan terhadap masalah kesehatan saat ini menjadi fokus utama dari Kemenparekraf.

Hal ini bukan tanpa alasan. Wihsnutama mengaku, jika dukungan tidak dilakukan terhadap tenaga kesehatan, maka pandemi akan semakin panjang.

Ia menjelaskan juga jika pada saat ini, Kemenparekraf telah menyiapkan berbagai macam strategi.

"Saat ini, kita berada di tahap tanggap darurat yang lebih berbicara kemanusiaan, ketahanan ekonomi dan lainnya," ujarnya.

Baca juga: Kenapa Awak Kabin Pesawat Kebanyakan Perempuan?

Kamar di Aksara Homestay Purwokerto yang dijadikan tempat tinggal tenaga medis tangani pasien corona.Aksara Homestay Purwokerto Kamar di Aksara Homestay Purwokerto yang dijadikan tempat tinggal tenaga medis tangani pasien corona.
Setelah tahap tanggap darurat selesai, ia mengatakan, pariwisata akan masuk ke dalam fase recovery, dan terakhir fase pemulihan.

Ketika dimintai keterangan lebih lanjut tentang tahap recovery yang akan dilakukan, Wishnutama mengaku belum dapat menyampaikan detail

"Belum bisa dijelaskan, namun kita sudah rancang akan seperti apa. Karena saat ini kita fokus dulu di tanggap darurat, nanti kalau berbicara tentang recovery duluan seolah-olah kita tidak fokus di tahap ini dulu," jelasnya.

Baca juga: Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Kendati demikian, Wishnutama mengatakan, fase recovery salah satunya akan berbicara tentang pemulihan psikologi daripada wisatawan.

"Psikologi daripada traveler ini yang perlu dipelajari. Kita inginnya agar wisatawan tetap memiliki pikiran untuk segera traveling lagi," kata Wishnutama.

"Namun, balik lagi karena ini krisis dunia atau global, tentu akan kita pikirkan kembali pada saat recovery," lanjutnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X