Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Makanan Paling Mahal di Dunia, Ada Kopi Indonesia Capai Rp 11 Juta Per Kilogram

Kompas.com - 11/04/2020, 16:08 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Yuharrani Aisyah

Tim Redaksi

Sumber bbc.co.uk


KOMPAS.com – Beberapa bahan makanan di bawah ini masuk dalam daftar makanan termahal di dunia. Beberapa bahan ini bahkan punya harga yang lebih mahal dari pada harga emas.

Dilansir dari BBC UK, saffron menempati peringkat teratas. Namun banyak juga bahan lain yang tak kalah mahalnya.

Baca juga: Saffron Dikenal Sebagai Rempah Termahal di Dunia, Ini alasannya...

Lantas, apa saja bahan makanan termahal di dunia? Apa yang membuat bahan-bahan tersebut punya harga yang sangat mahal?

Berikut ini daftar bahan makanan paling mahal di dunia menurut daftar dalam program Planet Earth. Berapa banyak yang sudah kamu coba?

Saffron

Jika nasi yang kamu makan punya warna kuning mengilap, kemungkinan besar nasi tersebut dimasak di wajan bekas mengolah saffron.

Rempah ini sering juga disebut ‘Red Gold’, adalah rempah alami yang berasal dari bunga saffron crocus.

Tiga kepala putik (stigma) pada tiap bunga itulah yang disebut saffron. Saffron digunakan sebagai pewarna dalam makanan.

Saffron berkualitas baik bisa berharga sekitar 5.000 dolar Amerika untuk 450 gram saffron atau setara Rp 80 juta (kurs April 2020).

Baca juga: Apa itu Saffron? Rempah Termahal di Dunia....

Mengapa saffron yang sederhana ini bisa punya harga sangat mahal? Alasannya sederhana, bunga saffron crocus hanya berbunga selama seminggu atau dua minggu dalam setahun di musim gugur.

Bunga saffron atau disebut saffron crocus sativus. PIXABAY/JOHAN PUISAIS Bunga saffron atau disebut saffron crocus sativus.

Selain itu, memanen rempah ini membutuhkan banyak tenaga. Saffron dipanen hanya menggunakan tangan. Setiap bunga kecil juga hanya memiliki tiga setigma.

Artinya, membutuhkan perkebunan bunga crocus seluas dua lapangan sepak bola untuk menghasilkan satu kilogram saffron. Jumlah tersebut setara dengan 300.000 bunga crocus.

Sejarah mencatat bahwa saffron sudah ada sejak 3000 tahun terakhir dan pertama kali ditanam di Iran.

Saat ini, 90 persen saffron di dunia diproduksi di Iran. Sementara sepersepuluhnya diproduksi di Kashmir.

Saffron punya rasa, warna, dan aroma yang khas. Saffron sering digunakan dalam masakan sehari-hari khas Persia. Belum ditemukan rempah lain yang dapat menggantikan kenikmatan saffron.

Kaviar

Kaviar adalah telur ikan sturgeon yang tidak dibuahi dan sudah dibuat acar. Kaviar dianggap jadi salah satu makanan terenak di dunia. Sulit untuk mengolah kaviar. Selain itu kaviar juga sangat langka.

Kaviar kerap ditemukan di beberapa restoran mewah. Kaviar punya rasa yang cukup unik dan tidak terlalu amis atau asin. Dalam beberapa kasus, kaviar bahkan memiliki rasa mirip kacang hazelnut.

Harga kaviar biasanya sekitar 100 dolar Amerika atau setara Rp 1,6 juta (kurs April 2020) untuk satu ons kaviar premium atau yang berkualitas baik.

Baca juga: Inikah Kaviar Termahal di Dunia?

Ilustrasi red caviar.THINKSTOCK Ilustrasi red caviar.

Salah satu kaviar paling terkenal berasal dari ikan sturgeon beluga yang bisa ditemukan di Laut Caspian dan Laut Hitam.

Namun kini, ikan sturgeon beluga terancam punah, sangat sedikit telur mereka yang dijual secara legal. Butuh dua dekade untuk ikan sturgeon beluga agar mencapai kedewasaan dan ukuran dewasa.

Namun yang lebih langka lagi, adalah telur dari ikan sturgeon albino. Ikan tersebut sekarang hampir punah dalam lingkungan aslinya.

Menurut Guinness World Records, kaviar yang paling mahal tercatat berasal dari ikan sturgeon beluga albino yang sangat tua, bahkan mencapai 100 tahun.

Kaviar putih yang dihasilkan ikan tersebut dijual seharga 34.500 dolar Amerika per kilogram atau setara Rp 545 juta (kurs April 2020).

Tiram

Fine de Claire Oysters, menu andalan brunch di LAvenue Restaurant, Jakarta.ARSIP THE HERMITAGE MENTENG Fine de Claire Oysters, menu andalan brunch di LAvenue Restaurant, Jakarta.

Kini tiram dianggap sebagai salah satu makanan mewah. Namun sebenarnya, tiram tak selalu begitu.

Pada awal abad ke-19, tiram punya harga semurah kentang goreng dan jadi sumber makanan penting untuk kelas pekerja di komunitas pinggir pantai.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com