Kompas.com - 15/04/2020, 18:01 WIB
Es krim Walls Viennetta telah kembali di Indonesia. DOK. WALLS ICE CREAMEs krim Walls Viennetta telah kembali di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com – Es krim legendaris dari Wall’s, Viennetta kembali ke pasaran beberapa minggu lalu setelah sebelumnya tak lagi dijual selama beberapa tahun.

Baca juga: Generasi 90-an, Es Krim Legendaris Viennetta dari Walls Bakal Kembali Hadir?

Beberapa orang yang sempat mencicipi es krim Viennetta di awal kemunculannya pada tahun 1990-an dan awal 2000-an membagikan cerita nostalgia mereka ketika menjajal es krim ini.

Berikut Kompas.com rangkum kisah nostalgia generasi 1990-an tentang es krim Viennetta.

Nemu di freezer

Alza Azoza (22) mengaku sangat menyukai es krim Viennetta saat masih kecil dulu.

Ia menceritakan bahwa kenangannya saat makan es krim Viennetta adalah saat dirinya masih duduk di sekolah dasar (SD). 

Alza menemukan es krim tersebut di dalam freezer di rumahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kenangannya kalau pulau sekolah pas SD buka freezer ada (Viennetta). Ingat banget bungkusnya kuning,” ujar Alza pada Kompas.com, Selasa (14/3/2020).

Menurut Alza, rasa es krim Viennetta yang dahulu ia sukai adalah rasa brownie tiramisu.

Bentuknya mirip kue, dengan sedikit sentuhan brownie di atasnya dan lapisan kue brownie di bawah. Dahulu, es krim Viennetta memang memiliki banyak varian rasa.

Dimakan bersama keluarga

Kenangan istimewa soal es krim Viennetta juga dialami oleh Reza Pahlevi (22).

Reza menceritakan bahwa sekitar satu bulan sekali ia berkesempatan untuk memakan es krim Viennetta tersebut bersama keluarganya.

“Dulu tiap belanja bulanan pasti ada beli sekotak aja. Makannya bareng-bareng keluarga, berlima. Langsung dipotong-potong dapat sepotong tiap orang,” jelas Reza pada Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Menurutnya, rasa es krim Viennetta saat ia kecil dahulu seperti memakan kue tetapi tetap terasa seperti es krim.

“Beda di teksturnya dibanding es krim lain karena berlapis-lapis itu. Bukan yang wah spesial enak banget juga. Makan pas masih kecil, mana begitu paham sih mana yang enak dan mana yang enak banget. Semua es krim enak aja pokoknya,” tutur Reza.

“Berlapis-lapisnya itu (yang istimewa). Kan kalau dulu tuh ada potongan cokelatnya gitu buat batasin lapisan es krimnya. Pas dimakan jadi ramai aja di mulut,” lanjutnya.

Makan Viennetta untuk rayakan nilai bagus

Rismania Veradiza (35) juga mengungkapkan kenangan masa kecilnya yang istimewa saat makan es krim Viennetta.

Saat itu ia kelas 5 SD, sekitar tahun 1995 karena nilai rapor ia dan kakak-kakaknya dirasa bagus, orangtuanya pun merayakan hal itu dengan membeli es krim Viennetta.

“Viennetta itu es krim paling mahal di zaman 90-an. Sulit banget dapat persetujuan beli es krim Viennetta. Akhirnya orang tua kami membelikan dalam rangka perayaan rapor saya dan kakak-kakak bagus,” tutur Rismania pada Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

“Sekali itu aja dibelikan. Saking itu Viennetta mahal banget buat keluarga kami. Makannya dijatah, terus dinikmati banget sesendok-sesendok,” sambung dia.

Menurut Rismania, saat itu harga es krim Viennetta mencapai sekitar Rp 35 ribu per kotaknya.

Harga tersebut sangat mahal jika dibandingkan es krim keluaran Wall’s lainnya seperti Paddle Pop yang hanya seharga Rp 500.

Potongan gambar yang menunjukkan es krim ViennettaDok. Instagram @wallsidn Potongan gambar yang menunjukkan es krim Viennetta

Seperti makan kue ulang tahun

Harga Viennetta yang sangat mahal juga jadi alasan kenapa Dwi Ans (40) hanya sempat membeli es krim Viennetta beberapa kali saat kecil dahulu.

“Soalnya harganya sekitar Rp 30 ribu. Dengan uang jajanku enggak sampai Rp 500 per hari. Paling dibeliin papa kalau pas pulang ke Malang. Tapi terus enggak tega mau minta lagi, mahal,” tutur Dwi pada Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

Dwi mengenang saat-saat dirinya menikmati es krim Viennetta dulu. Menurutnya, es krim Viennetta bisa ia makan dengan puas karena satu potong saja punya ukuran yang sangat tebal dengan lapisan yang cukup banyak.

Berbeda dari yang lain, Dwi sudah pernah mencoba es krim Viennetta versi baru. Ia berhasil mendapatkan es krim ini lewat cara menitip pada temannya yang bekerja di supermarket.

“Ada teman yang kerja di supermarket. Jadi info kedatangannya di Malang bisa dipantau. Jadinya titip sekalian begitu mendarat di supermarketnya. Ketimbang kehabisan duluan,” tutur Dwi.

Baca juga: Kisah Perjuangan Berburu Es Krim Viennetta, Ada yang Belum Dapat Hingga Sekarang

Fitra (30) juga punya kenangan khusus soal makan es krim Viennetta saat kecil dulu.

Saat itu ia dan keluarganya sedang belanja bulanan. Saat lewat ke bagian makanan beku, ia pun meminta ayahnya untuk membelikan es krim Viennetta karena kelihatan sangat enak.

“Dulu tuh tebal es krimnya, lapisannya tinggi dan rasanya enak karena sempat beberapa kali beli itu. Terus pas sekarang heboh Viennetta balik lagi, sempat penasaran dan susah banget carinya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Viennetta 2020 ini rasanya kayak tiba-tiba ketemu mantan atau gebetanmu waktu kecil, tapi sekarang orangnya udah berubah banget. ? ? Dia masih charming dan obrolan kalian juga masih nyambung. Ketawanya lepas dan selalu bisa bikin orang yang ada di deketnya ikutan ketawa. Dia gak cuma masih inget jalan pulang ke rumahmu, tapi dia juga ga pernah keberatan nganterin kamu meskipun rutenya harus muter jauh. Dia yang selalu bisa bikin kamu senyum-senyum sendiri.? ? Tapi kamu sadar kalau dia yang sekarang bukan dia yang dulu. Deg-degan yang kamu rasain waktu papasan di kantin sekolah ga bisa disamain dengan deg-degan waktu liat namanya muncul di notif WhatsApp.? ? Semuanya beda. Walaupun manisnya gak pernah gagal bikin kamu bahagia. ? ? Sungguh, pertemuan ini layak diberi kesempatan. Tapi ingat, nggak semua cerita masa lalu perlu dilanjutkan. Jangan membangun momen hari ini dengan bayang-bayang masa lalu. ? ? Start fresh. Make a new one. ? ? Dapatkan Viennetta reborn di supermarket atau minimarket terdekat di kotamu. Harga mulai Rp 49.950rb.

Sebuah kiriman dibagikan oleh ratih adiwardhani (@divardha) pada 4 Apr 2020 jam 7:46 PDT

Viennetta sekarang beda dengan versi 90-an

Membandingkan es krim Viennetta yang ia makan dahulu dengan es krim Viennetta kini. Dwi merasa bahwa versi baru ini cukup mengecewakan. Pasalnya, dari segi bentuk dan rasa sangat jauh berbeda.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa dengan harga Rp 50 ribu per kotak, es krim Viennetta yang sekarang agak kurang memuaskan.

Ia bahkan membandingkannya dengan lebih baik membeli es krim Magnum, salah satu varian lain dari Wall’s dibandingkan es krim Viennetta ini.

“Aku merasa kena prank saja. Masih harap-harap cemas berdoa semoga Viennetta yang comeback itu tetap punya beberapa tingkat enggak kayak yang beredar di media sosial.

Dulu bisa sepuas itu makan sepotong saja karena tebal dan lapisannya banyak. Kayak makan cake ulang tahun. Rasanya jauh dari bayangan yang dulu. Kalau dibandingkan sekarang ya semacam es krim Feast Wall’s tanpa kacang dan dibikin model cake,” jelas Dwi.

Kekecewaan yang sama juga diungkapkan oleh Fitra. Fitra menjelaskan bahwa es krim Viennetta versi baru ini jauh lebih tipis dari es krim Viennetta yang dulu.

“Jauh tipisnya, dikira bagian dasar es krim itu cookies enggak tahunya alas doang. Hanya selapis doang. Dulunya berlapis dan tinggi,” ujar Fitra.

Padahal ia dulu sangat menyukai es krim Viennetta versi 90-an. Akhirnya dapat di minimarket dekat rumah, dan pas dicoba kok ya rasanya biasa saja dan bentuknya beda sama yang dulu. Lebih tipis dan enggak sepadat dulu,” jelas Fitra.

Alza yang seorang penggemar berat es krim Viennetta tahun 90-an sayangnya belum sempat mencicipi es krim Viennetta versi baru.

Namun ia mengatakan bahwa dirinya cukup pesimis melihat bentuk es krim Viennetta yang baru setelah dikirimi foto oleh temannya.

“Yang sekarang kelihatannya kayak es krim aja. Lapisannya juga banyak kalau dulu, beda sama yang sekarang. Belum dapat sayangnya, kehabisan terus,” tutur Alza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.