Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/04/2020, 16:24 WIB


KOMPAS.com – Wagyu jadi salah satu daging paling mahal di dunia, diproduksi di Jepang dan dihargai untuk elemen marbling yang indah dan tekstur lembut.

Daging wagyu kelas atas bisa dihargai 200 dolar Amerika atau sekitar Rp 300.000 per setengah kilogram.

Namun apa sebenarnya yang membuat daging wagyu begitu mahal?

Baca juga: Apa Itu Wagyu? Sejarah Daging Mahal Khas Jepang dan Bagaimana Sapi Dipelihara

Dilansir dari Business Insider, cara pemeliharaan sapi yang dilakukan para peternak lah yang membuat harga wagyu begitu mahal.

Istilah wagyu bisa diartikan sebagai ‘daging sapi Jepang’. Wagyu dihasilkan dari empat jenis sapi utama di Jepang yaitu Japanese Black, Japanese Polled, Japanese Brown, dan Japanese Shorthorn, atau jenis campuran dari keempat jenis tadi.

Sapi ini dibesarkan untuk ketahanan fisik, membuat daging mereka memiliki lebih banyak jaringan lemak di dalam serabut-serabut otot (intramuscular fat cells). Jaringan lemak tersebut disebut sebagai marbling.

Lemak ini kemudian didistribusikan secara merata di seluruh jaringan otot mereka, yang membuat daging wagyu terlihat berwarna merah muda dan terasa begitu lembut.

Treatment spesial pada sapi penghasil wagyu

Pemerintah Jepang mengatur secara ketat produksi wagyu untuk melindungi nilai dan kualitasnya.

Wagyu biasanya dinilai melalui dua faktor utama yakni berapa banyak daging yang bisa diambil dari sapi tersebut dan kualitas marbling pada daging.

Hanya wagyu dengan sertifikasi A3 hingga A5 yang bisa diperjual belikan di Jepang.

Semakin tinggi sertifikasi daging wagyu, maka akan semakin mahal harganya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+