Kenapa Wagyu Mahal? Daging Sapi Khas Jepang

Kompas.com - 16/04/2020, 16:24 WIB
Ilustrasi daging wagyu grade A5 Dok. ShutterstockIlustrasi daging wagyu grade A5

Oleh karena itulah wagyu mendapatkan status legendaris yang akhirnya menimbulkan berbagai macam mitos tentang bagaimana cara perawatan sapi penghasil wagyu tersebut.

Dilansir dari Metro, sapi penghasil wagyu di Jepang harus dirawat dan diberi makan sesuai dengan ketentuan yang ketat agar bisa terkualifikasi sebagai daging wagyu.

Sapi dewasa dan yang sedang hamil dipelihara untuk diperah susunya. Sementara anak sapi diberi makan dengan cara khusus dengan makanan yang juga spesial untuk memastikan dagingnya akan memiliki elemen marbling yang cukup banyak.

Anak sapi penghasil wagyu diberi makan berupa pengganti susu langsung menggunakan tangan peternak. Mereka bahkan mendapatkan jaket untuk dipakai ketika udara dingin.

Mereka tetap berada di peternakan sampai berusia sekitar 7-10 bulan sebelum dikirim ke pelelangan untuk kemudian dijual ke peternakan khusus untuk proses penggemukan.

Di peternakan tersebut, anak sapi penghasil wagyu dibesarkan di lumbung dan diberi nama, bukannya ditandai nomor belaka.

Mereka pun diberikan diet yang ketat dengan makanan berupa rice straw, bagian vegetatif dari padi yang mengandung konsentrat tinggi.

Ada juga yang mencampurkan pakan sapi dengan campuran serat berupa beras, gandum, dan jerami.

Mereka akan dibesarkan hingga mencapai berat sekitar 700 kilogram yang akan memakan waktu sekitar tiga tahun atau hingga binatang tersebut memiliki sekitar 50 persen lemak.

Masa tersebut termasuk lama, pasalnya untuk sapi biasa proses yang sama hanya membutuhkan waktu sekitar 15 bulan saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X