Kenapa Wagyu Mahal? Daging Sapi Khas Jepang

Kompas.com - 16/04/2020, 16:24 WIB
Sapi jenis Kuroge Wagyu di Hokkaido, Jepang Dok. ShutterstockSapi jenis Kuroge Wagyu di Hokkaido, Jepang

Setiap sapi juga punya akta kelahiran yang akan mengidentifikasi jalur keturunan mereka. Jadi setiap potongan steak wagyu Jepang bisa dilacak kembali ke peternakan mereka.

Beredar mitos bahwa sapi diberi makanan berupa bir dan diberi pijatan khusus setiap hari di Jepang. Hal tersebut tidak benar.

Namun, biasanya sapi-sapi tersebut memang disikat dengan sikat yang kaku untuk meningkatkan sirkulasi darah mereka dan melepaskan stres.

Harga sapi penghasil wagyu

Lamanya proses penggemukan sapi ini dan harga impor yang kemudian menaikkan harga wagyu begitu tinggi. Apalagi dalam proses penggemukan ini, makanan untuk tiap sapi bisa mencapai 5 ton.

Ketika sapi yang sudah siap tersebut dijual ke pelelangan, harga per ekornya bisa mencapai 30.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 470 juta.

Jika dibandingkan, sapi Black Angus yang biasanya dianggap jadi paling luar biasa di negara seperti Amerika Serikat dan Australia, harganya hanya mencapai sekitar 3.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 47 juta.

Marbling berkualitas tinggi jadi tujuan utama, tapi pendekatan yang dilakukan oleh peternakan dan area tempat sapi tersebut dibesarkan biasanya berbeda-beda.

Walaupun ada lebih dari 300 varietas wagyu yang tersedia, potongan paling terkenal adalah yang berasal dari 10 area di Jepang.

Salah satu potongan paling mahal adalah wagyu Matsusaka dari Prefektur Mie yang berasal dari sapi betina yang belum pernah kawin. Daging wagyu Matsusaka dihargai begitu tinggi karena kelembutannya.

Pada 2002, satu sapi Matsusaka sempat terjual seharga 400 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp 6 miliar.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X