Kompas.com - 19/04/2020, 11:02 WIB

KOMPAS.com – Meskipun virus corona (Covid-19) menghentikan rencana perjalanan, tetapi bukan berarti kenangan manis saat melancong juga turut hilang.

Baca juga: Liburan DItunda, Saatnya Rapikan Foto-foto Traveling

Mengutip Lonely Planet, momen stay at home bisa kamu isi dengan memamerkan foto-foto traveling dari perjalanan-perjalanan yang pernah kamu lakukan.

Berikut 5 cara yang bisa kamu lakukan untuk memamerkan foto liburan di rumah:

1. Pasang bingkai digital di foto

Salah satu cara paling mudah untuk menampilkan foto liburan adalah melalui bingkai foto digital. Generasi terbaru dari bingkai foto tersebut memiliki fitur Wi-Fi.

Hal ini membuatnya mudah untuk dihubungkan dengan media sosial populer dan layanan penyimpanan penyimpanan awan (cloud storage).

Nixplay, misalnya. Mereka memiliki bingkai berdiri dan yang terpasang di dinding. Keduanya juga terhubung dengan Dropbox, Google Photos, Facebook, dan Instagram.

Sementara melalui aplikasinya, kamu bisa memanfaatkan lebih banyak fitur seperti kurasi koleksi, preferensi tampilan foto, dan pilihan untuk membagikan foto.

Ilustrasi foto liburan.Jacob Lund/SHUTTERSTOCK Ilustrasi foto liburan.
Bingkai foto digital juga bisa dijadikan sebagai hadiah kepada anggota keluarga. Kamu bisa membuat sebuah email khusus sehingga kamu dan anggota keluarga lain bisa saling berbagi foto ke dalam bingkai tersebut.

2. Buat buku foto

Kamu bisa menyusun foto dan membuatnya menjadi sebuah buku foto. Kamu bisa merapihkannya berdasarkan tema, warna, atau perjalanan tertentu.

Bagaimana pun mereka dikurasi, pastikan kamu memilih foto yang memang benar-benar kamu sukai.

Foto yang sedikit akan memberi dampak maksimum dalam laman buku, namun kamu bisa memecahnya menjadi kolase foto-foto kecil.

Layanan seperti Blurb, Mixbook, Printique, Costco, Mpix, Shutterfly, dan Artifact Uprising memiliki template dan alat yang secara otomatis bisa membantu hal-hal tersebut.

Kendati demikian, mereka tidak selalu mengisi tata letak foto dengan cara yang masuk akal.

Seorang editor foto buku dan desainer grafis untuk Far-Country Press, sebuah penerbit buku independen di Helena, Montana, bernama Steph Lehman memiliki beberapa saran.

Ilustrasi foto liburan.grass-lifeisgood/SHUTTERSTOCK Ilustrasi foto liburan.

“Saya menyukai banyak pilihan untuk bekerja dengan subyek dan lokasi, termasuk orientasi yang berbeda, skema warna, pilihan untuk menggunakan foto sebagai gambar utama, dan lain-lain,” kata Lehman, seperti dikutip Lonely Planet.

3. Eksperimen dengan berbagai media untuk dicetak

Kini tersedia berbagai media cetak, tidak hanya kertas foto. Mulai dari media cetak tradisional seperti foto yang dicetak kemudian dibingkai, hingga ke barang dekorasi rumah, dan benda-benda lain.

Selanjutnya, kamu bisa mempercantik area kerja di rumahmu dengan kalender foto, atau tingkatkan meditasi harianmu dengan alas yoga yang sudah dicetak.

Kamu juga bisa mencetak foto liburan menjadi sebuah selimut. Jadi mencetak foto tidak harus di kertas foto. Bisa saja cetak di mug, kain, hingga kaus.

Ilustrasi foto liburan.Diego Cervo/SHUTTERSTOCK Ilustrasi foto liburan.

4. Rubah dinding menjadi mural foto atau dinding foto

Mungkin kamu merasa saat ini dunia sedang menyusut. Namun foto-foto liburan bisa menjadi lebih besar dari kehidupan.

Mural dinding foto dapat membuatmu merasa seperti sedang tertidur di tengah hutan Skandinavia, atau menikmati makan malam yang lezat di pantai pasir putih.

Seorang Copy Editor di Chicago, Kelsey Miller, gemar menemukan cara yang unik untuk menampilkan foto. Dengan teknik do it yourself (DIY), dia menghemat uang untuk dinding foto di ruang tamunya.

Ia mencetak foto di kain lebar. Lalu kain tersebut dipotong menjadi 12 bagian.

Ilustrasi foto liburan.REDPIXEL.PL/SHUTTERSTOCK Ilustrasi foto liburan.

“Kemudian saya menggunakan tepung jagung atau pasta air untuk merekatkan mereka ke bagian belakang 12 bingkai persegi IKEA,” lanjutnya.

Miller mengatakan bahwa bagian terbaik dari teknik DIY tersebut adalah dia bisa mengupas permadaninya.

Selain itu, tepung jagung atau pasta air yang digunakan juga mudah untuk dicuci dengan air dan sabun.

“Jadi saya selalu bisa menggantinya,” tutur Miller.

Selain mural foto, kamu juga bisa merubah dinding menjadi dinding foto yang terbuat dari pengelompokan foto-foto liburan yang berbeda.

Direktur Seni Cleveland, Stephanie Park, memiliki dinding foto di rumahnya.

“Mereka berasal dari semua tempat yang berbeda. Namun saya telah membuat mereka bersatu padu dengan mencetaknya dalam hitam dan putih,” kata Park.

Dia juga menaruh foto-foto liburan yang sudah dipermak tersebut di dalam bingkai perak dengan ukuran dan gaya yang berbeda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.