Turis Masih Nekat Datang, 800.000 Tulip di Jepang Terpaksa Dipotong

Kompas.com - 20/04/2020, 20:31 WIB
Bunga Tulip di prefektur Chiba, Jepang Timur shutterstockBunga Tulip di prefektur Chiba, Jepang Timur

Seperti diketahui bersama, festival bunga tulip di Prefektur Chiba tepatnya Sakura Furusato Square selalu dipenuhi pengunjung setiap tahunnya.

Festival tahunan itu menampilkan ribuan tulip bermekaran, terbentang dalam tampilan warna yang memesona di bawah kincir angin Belanda nan otentik yang dibangun untuk menandai 400 tahun persahabatan Jepang dan Belanda.

Namun tahun ini, keadaan berbeda justru terjadi. Festival bunga tulip tersebut dibatalkan lantaran pandemi corona yang tak kunjung berakhir.

Orang-orang didesak untuk menghindari tamasya yang tidak penting dalam upaya menghentikan penyebaran virus.

Sementara itu dilaporkan Japan Today, Jepang memperluas keadaan darurat secara nasional untuk membendung penyebaran virus.

Namun, langkah-langkah tersebut tidak memiliki kekuatan hukum dan ditegakkan dengan lemah dibandingkan tempat lain di dunia.

Melansir Sora News 24, sebelumnya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah mengumumkan keadaan darurat untuk Prefektur Chiba pada Sabtu (11/4/2020).

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X