Kompas.com - 21/04/2020, 22:11 WIB
Arung jeram di Sungai Serayu, Banjarnegara, Jawa Tengah. KOMPAS.com/DOK PIKAS BANJARNEGARAArung jeram di Sungai Serayu, Banjarnegara, Jawa Tengah.


JAKARTA, KOMPAS.com - Program Kartu Prakerja yang digadang pemerintah sebagai jalan keluar solusi finansial bagi para pekerja, termasuk sektor pariwisata terdampak Covid-19, dirasa kurang efektif dalam hal pendaftaran.

Anggota-anggota dari asosiasi wisata petualangan mengungkapkan kesulitan yang dihadapi selama proses pendaftaran Kartu Prakerja.

Baca juga: 4 Jeritan Hati Pemandu Wisata Indonesia di Tengah Krisis Virus Corona

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Amalia Yunita mengatakan, hingga Senin (20/4/2020) anggotanya yang berhasil mendaftar Kartu Prakerja tidak lebih dari satu persen.

"Bahkan yang pembukaan gelombang kedua pun saya dapat kabar lagi teman-teman belum berhasil kembali. Jadi mereka engga bisa lanjut lagi mendaftar, makanya saya bingung juga," kata Yuni dalam video conference dengan Kompas.com, Senin (20/4/2020).

Pemandangan di dalam obyek wisata Goa Jepang di Biak Numfor, Papua Barat saat dikunjungi tim Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI. Ekspedisi Bumi Cenderawasih bertujuan untuk menyingkap potensi wisata di Papua Barat.DOK. MAPALA UI Pemandangan di dalam obyek wisata Goa Jepang di Biak Numfor, Papua Barat saat dikunjungi tim Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI. Ekspedisi Bumi Cenderawasih bertujuan untuk menyingkap potensi wisata di Papua Barat.

Selain itu, Yuni juga mengatakan tak semua pekerja wisata arung jeram mudah memahami teknologi.

Hal ini yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak kegagalan dalam hal pendaftaran program Kartu Prakerja melalui online.

Ia menceritakan pendaftaran Kartu Prakerja cukup menyulitkan mereka yang berada di daerah karena mereka dipaksa membuat email, mendaftar, dan kemudian tetap gagal.

Hal ini membuatnya bertanya, kepada siapakah sebenarnya Kartu Prakerja ditujukan.

"Jangan sampai nanti orang yang bisa dapat hanya yang punya email saja atau orang yang melek teknologi saja. Sedangkan orang yang kerja sama kita ini kan mungkin orang yang jauh dari teknologi. Mekanismenya, penerima manfaatnya kalau bisa benar-benar terealisasi itu sangat membantu," ujarnya.

Tempat wisata Goa Kiskendo di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (10/3/2018).KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Tempat wisata Goa Kiskendo di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (10/3/2018).
Sebelumnya, ia mengaku telah mendaftarkan data anggota yang terdampak untuk mendapat bantuan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Karena kita dalam waktu tiga hari diminta mengumpulkan data-data. Kita sudah submit, ternyata kita engga tahu larinya ke mana, dan tiba-tiba kita tahu dari HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) bahwa harus mendaftar Kartu Prakerja sendiri. Artinya data yang kita kumpulkan itu sia-sia," jelasnya.

Pihaknya sendiri berharap program Kartu Prakerja tersebut dapat terealisasikan.

Anggota komunitas arung jeram melakukan susur Sungai Serayu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Anggota komunitas arung jeram melakukan susur Sungai Serayu, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

"Bukan hanya arung jeram saya rasa, tapi wisata petualangan ini sangat berharap program Kartu Prakerja bisa terealisasi. Ini suatu solusi yang tadinya kita dikasih iming-iming mimpi indah buat kita semua, cuman perlu diperhatikan mekanisme, siapa penerimanya, dan bagaimana caranya yang dipahami semua orang," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Wisata Goa Indonesia, Cahyo Alkantana mengatakan sejauh ini anggotanya yang berhasil mendaftar kurang dari satu persen.

Ia mengaku tak berharap banyak pada gelombang kedua yang dimulai Senin (20/4/2020) karena akan lebih banyak yang mendaftar.

"Kartu Prakerja itu kalau bisa diterima semua kan bagus. Kami sendiri dari ASTAGA ada anggota sekitar 3.000 pekerja. Namun, kan pada praktiknya yang angkatan pertama kemarin masuk cuman nol koma sekian persen. Terlebih angkatan kedua ini akan makin banyak orang se-Indonesia coba masuk ke Prakerja," kata Cahyo.

Keindahan batuan di Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur dengan warna-warni dari lampu sorot.Nicholas Ryan Aditya Keindahan batuan di Goa Gong, Pacitan, Jawa Timur dengan warna-warni dari lampu sorot.

Cahyo juga menyinggung tentang program pelatihan online Kartu Prakerja. Menurutnya, saat ini pelatihan tidak terlalu penting dibanding stimulus untuk pekerja terdampak.

Sederhana saja, kata dia, stimulus uang tersebut agar memenuhi para pekerja untuk bisa makan sementara ini.

"Pelatihan online bagus dan juga efektif, tetapi tidak saat sekarang. Ini bukan yang urgent buat kita, yang urgent adalah bagaimana karyawan dan staf kita ini dapat dana untuk makan. Gitu saja," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Halim Tutup Sementara, Batik Air dan Wings Air Sesuaikan Operasional

Bandara Halim Tutup Sementara, Batik Air dan Wings Air Sesuaikan Operasional

Travel Update
20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

Jalan Jalan
Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Travel Update
Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Jalan Jalan
Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai 24 Januari 2022

Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
7 Restoran di Bogor, Pas untuk Dinner Romantis Bersama Pasangan

7 Restoran di Bogor, Pas untuk Dinner Romantis Bersama Pasangan

Travel Promo
15 Wisata Pantai Terkenal Yogyakarta dengan Panorama Indah

15 Wisata Pantai Terkenal Yogyakarta dengan Panorama Indah

Jalan Jalan
Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Travel Tips
Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Travel Update
Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Travel Update
Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Jalan Jalan
Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Travel Tips
India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

Travel Update
Serunya Memancing Kakap dan Kuwe 'Giant Trevally' di Belitung Timur

Serunya Memancing Kakap dan Kuwe "Giant Trevally" di Belitung Timur

Jalan Jalan
Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.