Kompas.com - 22/04/2020, 08:03 WIB
Anak-anak Kampung Tugu yang menampilkan tarian Noni Tugu berfoto bersama dengan peserta tur Kampung Tugu usai penampilan, Minggu (3/11/2019). Nicholas Ryan AdityaAnak-anak Kampung Tugu yang menampilkan tarian Noni Tugu berfoto bersama dengan peserta tur Kampung Tugu usai penampilan, Minggu (3/11/2019).

Sesekali Ira juga meminta Melan dari Couchsurfing selaku host meeting untuk menampilkan beberapa gambar dan video yang akan mendukung penjelasannya

Ira memulainya dengan menjelaskan soal lokasi Kampung Tugu. Ia meminta Melan untuk menunjukkan gambar Google Maps yang menunjukkan dengan jelas letak dari Kampung Tugu.

Kampung Tugu terletak di Jakarta Utara. Tak jauh dari daerah Kelapa Gading dan Pelabuhan Tanjung Priok. Dengan begitu, peserta bisa mengetahui lebih jelas soal lokasi Kampung Tugu ini.

Setelahnya, Ira memulai penjelasan soal Kampung Tugu yang bersejarah. Salah satunya adalah soal Gereja Tugu yang sudah berdiri sejak 1748.

Gereja Protestan ini masih berdiri kokoh hingga kini. Ira juga menunjukkan beberapa foto Gereja Tugu.

Setelahnya Ira beranjak menjelaskan soal sejarah Kampung Tugu. Sejarah panjang Kampung Tugu ternyata berawal dari Malaka, Malaysia. Penduduk Malaka yang adalah keturunan Portugis, jadi tahanan perang Belanda setelah kekalahan Portugis di Malaka.

Orang-orang tersebut dibawa ke Batavia dan dimerdekakan dengan syarat memeluk agama Protestan. Mereka kemudian diberi lahan tempat tinggal di Batavia. Inilah lokasi Kampung Tugu berada kini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menjelaskan soal sejarah Kampung Tugu, Ira juga menjelaskan soal budaya warga Kampung Tugu yang masih bertahan hingga kini. Mulai dari bahasa Kreo yang kini sudah mulai langka, musik keroncong, hingga kulinernya.

Ira menunjukkan beberapa gambar dan video soal tradisi keroncong ini. Juga tercipta pembicaraan seru soal tradisi Rabo Rabo yang digelar oleh warga Kampung Tugu setiap tanggal 1 Januari.

Tak itu saja, pembicaraan soal kuliner Kampung Tugu yang hanya bisa ditemukan di Kampung Tugu saja juga sangat menarik dan berhasil membuat para peserta penasaran ingin mencicipi kuliner tersebut.

Pisang Udang, makanan khas Kampung Tugu yang sekilas mirip nagasari namun berbeda. Isinya berupa cacahan udang dan dibungkus dengan daun pisang.Nicholas Ryan Aditya Pisang Udang, makanan khas Kampung Tugu yang sekilas mirip nagasari namun berbeda. Isinya berupa cacahan udang dan dibungkus dengan daun pisang.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.