Kompas.com - 22/04/2020, 10:31 WIB

Harganya Rp 400.000 per kilogram. Buah kurma itu dimasukan ke dalam pendingin. Begitu dimakan rasanya segar dan manis.

Untuk menuju lokasi itu, gunakanlah lajur Jalan Lapangan Udara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar. Ikuti saja jalan lurus beraspal nan mulus itu.

Namun, harus hati-hati, jalanan mulus dan sepi ini kerap membuat pengendara menekan gas kendaraan sedalam-dalamnya. Sehingga harus ekstra waspada, karena tikungan, mendaki dan menurun.

Sekitar 40 menit dari bandara, lihatlah sisi kiri dan kanan. Di sanalah kebun kurma itu. Sebagian kebun kurma lainnya juga berada di sepanjang jalan ini.

Baca juga: Cerita soal Kurma, dari Oleh-oleh Haji sampai Suguhan Raja...

Siang semakin merangkak. Matahari semakin terik. Namun desir angin menimbulkan kesejukan di area itu. Syukri terus mengembangkan kebun kurma miliknya.

Tempat ini bisa menjadi lokasi wisata alternatif bagi masyarakat Aceh maupun luar Aceh, setelah pandemi Covid-19 usai.   

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.