Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Turis Asing di India Terpaksa Isolasi Diri di Goa, Kehabisan Uang untuk Hotel

Kompas.com - 23/04/2020, 13:08 WIB
Yuharrani Aisyah

Penulis

Sumber CNN

KOMPAS.com - Enam turis asing yang sedang berwisata di Uttarakhand, India, terpaksa mengisolasi diri di goa. Pasalnya, mereka telah kehabisan uang untuk menginap di hotel.

Melansir CNN, enam turis asing tersebut berasal dari Perancis, Turki, Ukraina, Amerika Serikat, dan Nepal yang terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan.

Mereka memilih untuk isolasi diri di goa yang berada dekat dengan Rishikesh, sebuah kota di Uttarkhand.

Baca juga: Visa Turis di India Ditangguhkan Imbas Virus Corona, Penerbangan Pun Berkurang

Menurut polisi setempat, para turis asing tersebut awalnya menginap di hotel tetapi lambat laun uang mereka mulai menipis.

Sehingga, mereka putuskan untuk isolasi diri di goa, sedangkan sisa uang mereka dipakai untuk membeli makanan dan barang penting lainnya.

"Mereka telah ada di goa tersebut sejak 24 Maret 2020, polisi menemukan mereka pada Minggu (19/4/2020) dan memindahkan mereka ke Swarg Ashram di dekat Rishikesh," ujar juru bicara polisi Uttarakhand Mukesh Chand, dikutip dari CNN.

"Kami minta mereka untuk karantina mandiri selama dua minggu sebagai tindak pencegahan, tetapi mereka terlihat sehat," lanjutnya.

Ilustrasi gua di Air Terjun Patna, Rishikesh, India. SHUTTERSTOCK/SHIV.MER Ilustrasi gua di Air Terjun Patna, Rishikesh, India.

Kasus turis asing langgar aturan lockdown di Rishikesh

Terkait turis asing di Rishikesh, sebelumnya terdapat kasus pelanggaran lockdown yang dilakukan oleh mereka.

Mengutip Kompas.com, sepuluh turis asing yang berasal dari Israel, Meksiko, Australia, dan Austria kedapatan tengah jalan-jalan di Rishikesh di tengah aturan lockdown.

Mereka akhirnya dihukum oleh polisi setempat dengan menulis "I did not follow the rules of lockdown so I am so sorry" sebanyak 500 kali. Hukuman tak biasa tersebut diterapkan untuk membuat mereka jera.

Baca juga: Turis Asing di India Nekat Langgar Aturan Lockdown, Dihukum Nulis Sorry 500 Kali

Ilustrasi patung Dewa Shiwa di Rishikesh, India.SHUTTERSTOCK/BAIRAGI PHOTOGRAPHY Ilustrasi patung Dewa Shiwa di Rishikesh, India.

Selain itu, sekitar 700 turis asing dari Amerika Serikat, Australia, Meksiko, dan Israel di Rishikesh telah melanggar aturan lockdown.

Sementara itu, warga India maupun turis asing dilarang memasuki kawasan negara bagian Uttarakhand sejak 20 Maret 2020, sesuai dengan kebijakan pemerintah setempat.

Rishikesh sendiri merupakan salah satu kota wisata populer di Uttarakhand. Di kota ini, dulunya The Beatles mencari ketenangan batin di Ashram pada 1968.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber CNN
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Turis China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen, Sandiaga: Wisatawan agar Dipandu dan Mengikuti Peraturan

Turis China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen, Sandiaga: Wisatawan agar Dipandu dan Mengikuti Peraturan

Travel Update
8 Kesalahan Saat Liburan Berkelompok, Awas Bisa Cekcok

8 Kesalahan Saat Liburan Berkelompok, Awas Bisa Cekcok

Travel Tips
Sandiaga Bantah Iuran Pariwisata Akan Dibebankan ke Tiket Pesawat

Sandiaga Bantah Iuran Pariwisata Akan Dibebankan ke Tiket Pesawat

Travel Update
Hari Kartini, 100 Perempuan Pakai Kebaya di Puncak Gunung Kembang Wonosobo

Hari Kartini, 100 Perempuan Pakai Kebaya di Puncak Gunung Kembang Wonosobo

Travel Update
Artotel Gelora Senayan Resmi Dibuka April 2024, Ada Promo Menginap

Artotel Gelora Senayan Resmi Dibuka April 2024, Ada Promo Menginap

Travel Update
Artotel Group Akuisisi Hotel Century Senayan, Tetap Ada Kamar Atlet

Artotel Group Akuisisi Hotel Century Senayan, Tetap Ada Kamar Atlet

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com