Pengalaman Ikut Virtual Tour Lawang Sewu, Seru Sekali!

Kompas.com - 23/04/2020, 20:10 WIB
Destinasi wisata heritage Lawang Sewu Semarang yang ditutup sementara waktu untuk pencegahan virus corona. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIADestinasi wisata heritage Lawang Sewu Semarang yang ditutup sementara waktu untuk pencegahan virus corona.

Rico juga menjelaskan bahwa peserta tur bisa menanyakan pertanyaan melalui kolom obrolan yang terletak di kanan aplikasi Zoom.

Selanjutnya, Andre muncul di layar zoom dan menyambut anggota tur. Dia sudah berada di halaman depan Lawang Sewu dan siap memimpin tur.

Lawang Sewu atau yang dulunya disebut dengan Het Hoofdkantoor van de Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatscappij, dibangun pada 27 Februari 1904.

Baca juga: Pengalaman Ikut Virtual Tour Kampung Tugu, Apa Menariknya?

Awalnya, gedung yang terletak di kawasan Tugu Muda, Semarang, merupakan kantor pusat perusahaan kereta api swasta.

Andre menjelaskan bahwa “Lawang Sewu” bukanlah sebuah nama gedung melainkan julukan yang diberikan oleh masyarakat Semarang.

“Lawang” yang berarti “banyak” disematkan pada gedung tersebut karena memiliki pintu yang banyak. Andre mengatakan gedung tersebut memiliki setidaknya 928 pintu.


Setelah memaparkan beberapa penjelasan, Andre membawa kami masuk ke sebuah gedung kecil yang berfungsi sebagai kamar mandi.

Kamar mandi tersebut masih memiliki perlengkapan kamar mandi zaman dahulu.

Uniknya Andre menjelaskan makna simbolik dari konfigurasi warna dan benda di kamar mandi tersebut.

Baca juga: Yuk, Virtual Traveling ke 4 Masjid dengan Akulturasi Budaya di Jawa

Andre juga menjelaskan bahwa kamar mandi dan seluruh gedung Lawang Sewu memanfaatkan sumur yang memiliki kedalaman yang mencapai ratusan meter untuk sumber air.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X