Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menjajal Frozen Food Laukita, dari Cakalang Mercon sampai Ayam Kecombrang

Kompas.com - 24/04/2020, 22:03 WIB
Silvita Agmasari

Penulis

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakukan masa physical distancing sebenarnya membuat orang yang tidak bisa memasak jadi harus memutar otak.

Pilihan makanan di rumah untuk orang tak pandai memasak cuma mi instan, pesan makanan di ojek online, dan makanan kaleng.

Nah, hal ini sebenarnya terjadi pada saya yang punya skill masak pas-pasan.

Ketika ditawarkan oleh pihak Laukita untuk mencoba makanan beku khas Indonesia tentu saya dengan senang hati menerima.

Baca juga: Kini Ada Makanan Beku dengan 12 Cita Rasa Khas Indonesia

Laukita ini adalah merek makanan beku yang masih satu naungan dengan Umara Catering. Kebetulan jasa boga ini memang terkenal dengan makanan khas Indonesia.

Singkat cerita saya mendapat empat porsi Laukita yang semuanya beda rasa. Ada Daging Balado Limau, Cakalang Mercon, Rendang Paru, dan Ayam Kecombrang.

Buat saya ini seperti penyelamat di kala, "Entah apa yang harus ku makan," 

Untuk memanaskan Laukita terbilang mudah. Ada empat cara menghangatkan, dengan microwave, kukus, rebus, atau tumis.

Laukita Daging Balado Limau saat dihangatkan sengan cara direbus.Kompas.com/Silvita Agmasari Laukita Daging Balado Limau saat dihangatkan sengan cara direbus.
Lauk pertama yang saya coba adalah Daging Balado Limau. Lauk ini terkenal dari daerah Sumatera Barat.

Nah karena tidak punya microwave di rumah dan ingin bereksperimen, saya memilih cara menghangatkan lauk yang tak biasa dengan cara direbus.

Lantaran saya penasaran, instruksi yang tertera di bungkus bertuliskan hanya perlu mecemplung kemasan Laukita (tentu saja lepas kemasan karton mereknya) ke air mendidih.

Baca juga: Contek Masakan ala Susi Pudjiastuti, Resep Tumis Tutut Bumbu Rica

Jadi mangkuk hitam tertutup plastik itu dicebur ke air panas mendidih selama delapan menit. Saya penasaran, masa sih kemasannya tidak bocor. Apakah air tidak masuk ke dalam lauk?

Setelah delapan menit dihangatkan, saya angkat kemasan tersebut dan betul saja tidak bocor. Tidak ada setetes air rebusan yang masuk ke dalam kemasan.

"Leh uga nih," kata saya mencontoh anak zaman now.

Laukita Daging Balado Limau setelah dihangatkan.Kompas.com/Silvita Agmasari Laukita Daging Balado Limau setelah dihangatkan.

Saya perhatikan cabai Daging Balado Limau ini tampaknya 'serius' sekali. Ada banyak potongan cabai merah besar bersanding dengan daging sapi potong dadu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com