Viral Lukisan Roti Tawar Pakai Meses, Begini Sejarah Meses yang Berawal dari Belanda

Kompas.com - 26/04/2020, 19:17 WIB
Ilustrasi Hagelslag atau meses. shutterstock/PoleijphotoIlustrasi Hagelslag atau meses.


JAKARTA, KOMPAS.com - Media sosial Twitter tengah dihebohkan dengan postingan seorang netizen yang melukis roti tawar dengan menggunakan meses.

Postingan tersebut pun diikuti oleh banyak netizen lainnya untuk mengisi waktu luang dengan berkreasi melukis roti tawar itu di rumah.

Baca juga: Niat Banget! Viral Melukis Roti Tawar Pakai Meses

Lalu seperti apa sejarah dari "bahan lukis" roti tawar yang viral itu? Bagaimana asal-usul meses ditemukan? Dan dari negeri mana ia berasal?

Melansir The Spruce Eats, meses berawal di negeri Kincir Angin, Belanda. Warga Belanda kerap menyebutnya dengan kata Hagelslag.

Hagelslag mengacu pada potongan kecil terbuat dari gula yang mirip dengan taburan dan digunakan sebagai topping sandwich atau roti.

Konsepnya sama, roti diolesi dengan mentega dan kemudian ditaburi dengan hagelslag, seperti di Indonesia.

Sejarah mengatakan, kemungkinan seorang Belanda bernama B.E Dieperink yang merupakan Direktur produsen permen berbasis di Jordaan dan dikenal dengan nama VENCO, adalah penemu Hagelslag.

Ilustrasi Hagelslag atau mesesshutterstock/Picture Partners Ilustrasi Hagelslag atau meses

Menurut cerita yang beredar, varietas hagelslag jilid pertama adalah bertekstur renyah, dan terasa manis. Diperkirakan Dieperink lah yang menemukan hagelslag pada 1919 yang berarti pula sebagai hujan es dalam bahasa Belanda.

Singkat cerita, bisnis hagelslag Dieperink menuai sukses yang sangat besar.

Kemudian pada 1928, perusahaan permen DeRuijter membuat versi sendiri hagelslag. Selain taburan rasa adas manis, mereka menawarkan rasa lain seperti lemon, raspberry, dan jeruk.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X