Kompas.com - 27/04/2020, 17:11 WIB
Ilustrasi bubur biji salak atau candil, sajian untuk buka puasa. SHUTTERSTOCK/ARIYANI TEDJOIlustrasi bubur biji salak atau candil, sajian untuk buka puasa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenyal, rasanya manis legit, gurih lebur jadi satu dalam mulut saat menikmati biji salak. Kudapan satu ini biasa disantap sebagai hidangan takjil pada bulan puasa seperti ini.

Baca juga: Cara Membuat Biji Salak yang Tidak Alot dan Tidak Lembek

Saat orang-orang berbondong-bondong mencari takjil, biji salak menjadi salah satu sajian yang diincar untuk disantap.

Bila waktu buka puasa tiba, hidangan ini terlihat istimewa saat disajikan. Namun, kamu sendiri bisa membuat sajian ini di rumah.

Bahan dan cara membuatnya pun tidak sulit. Namun kamu juga harus memperhatikan berapa takaran dari bahan agar mendapat tekstur yang sempurna.

Totok Siswantoko, Executive Chef dari Hotel Santika Premiere Yogyakarta menjelaskan bagaimana membuat biji salak yang empuk, kenyal dan nikmat. Berikut bahan dan cara membuatnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi biji salak, hidangan takjil khas Ramadhan di Indonesia. SHUTTERSTOCK/RIKI RISNANDAR PHOTOPRO Ilustrasi biji salak, hidangan takjil khas Ramadhan di Indonesia.

Bahan membuat biji salak

  • 250 gr ubi oranye
  • 50 gr tepung sagu
  • 100 gr gula merah
  • 10 gr gula halus
  • 2 gr garam
  • 1 liter air
  • 2 lembar daun pandan

Bahan pengental:

  • 30 gr tepung sagu
  • 50 ml air

Kuah santan:

  • 200 ml santan kental
  • 2 gr garam
  • 2 lembar daun pandan

Baca juga: Resep Kolak Biji Salak Ubi Kuning yang Lembut dan Legit

Ilustrasi bubur biji salak, terbuat dari tepung beras ketan, gula merah, tepung beras, dan santan. SHUTTERSTOCK/SITI MUTMAINAH Ilustrasi bubur biji salak, terbuat dari tepung beras ketan, gula merah, tepung beras, dan santan.

Cara membuat biji salak

Langkah membuat biji salak cukup sederhana, pertama kupas ubi kuning, rebus sampai matang, lalu haluskan dan dinginkan dalam wadah. Selanjutnya campur ubi halus, tepung sagu, gula, dan garam.

Baca juga: Resep Es Blewah untuk Hidangan Takjil dan Tips Memilih Blewah

“Lalu aduk rata dan uleni, lalu bentuk jadi bulatan-bulatan sebesar biji salak, lalu sisihkan,” jelas Chef Totok.

Selanjutkan siapkan panci, lalu rebus air, gula merah, dan daun pandan hingga mendidih dan tercampur rata. Jika sudah, angkat kemudian saring.

Lanjutkan dengan mendidihkan kembali rebusan gula merah dan masukkan bulatan-bulatan biji salak, aduk rata, dan masak hingga bulatan mengapung.

“Lalu kecilkan api, kemudian tuang pengental tepung sagu, selanjutnya aduk rata dan masak hingga bubur meletup-letup,” jelasnya.

Selanjutnya membuat kuah santan. Rebus santal kental, garam, dan daun pandan. Lalu aduk terus hingga mendidih.

Masukkan biji salak ke dalam mangkuk, lalu siram dengan kuah santan. Hidangan takjil satu ini pun siap disantap.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

Jalan Jalan
Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Travel Update
Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Travel Update
IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

Travel Update
Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Travel Update
Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Travel Update
Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Jalan Jalan
Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Travel Update
Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Travel Update
Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Travel Update
122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X