Kompas.com - 27/04/2020, 21:06 WIB
Ilustrasi Korea Utara - Kota Wonsan. SHUTTERSTOCKIlustrasi Korea Utara - Kota Wonsan.

KOMPAS.com – Beberapa hari ini kondisi kesehatan Kim Jong Un menjadi sorotan media internasional usai dirinya menjalani operasi kardiovaskular pada 12 April 2020.

Absennya Kim pada perayaan ulang tahun kakeknya, Kim Il Sung yang merupakan pendiri Korea Utara pada 15 April 2020 dikabarkan karena kondisi kesehatannya yang kritis.

Kendati demikian baru-baru ini, media 38North melaporkan bahwa kereta yang diyakini milik Kim terdeteksi di Kota Wonsan pada pada 21 – 23 April lalu.

Wonsan merupakan Ibu Kota Provinsi Kangwon yang berada di tenggara Korea Utara. Tepatnya berlokasi di Pantai Laut Timur (Laut Jepang) yang berjarak sekitar 130 kilometer dari timur Pyongyang.

Menurut Britannica, kota pelabuhan tersebut dilindungi oleh dua semenanjung dan 20 pulau di Teluk Yonghung.

Sudah lama dilirik pemerintah Korea Utara

Melansir 38North, Wonsan merupakan kota yang sudah sejak lama dilihat oleh pemerintah Korea Utara sebagai tempat wisata berpotensial.

Pyongyang Times pada Juli 2014, dikutip 38North, kembali melaporkan bahwa Wonsan direncanakan untuk dikembangkan menjadi kota pariwisata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengutip The Straits Times, daerah di Wonsan yang akan dijadikan sebagai zona pariwisata adalah sepanjang pantai yang menghubungkan Wonsan dengan Gunung Kumgang.

Proyek pembangunan kota pariwisata tersebut mulai didorong pada 2018.

Ilustrasi Korea Utara - Kota Wonsan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Korea Utara - Kota Wonsan.

 

Menurut para ahli, proyek pariwisata besar-besaran tersebut merupakan cara tercepat dan termudah untuk mendapatkan mata uang asing.

Proyek tersebut awalnya akan diselesaikan pada 15 April 2019.

Sementara itu, menurut CNN, zona pariwisata yang bernama Wonsan-Kalma, juga disebut Wonsan-Kalma Beach Resort, sebelumnya direncanakan akan dibuka pada Oktober 2019.

Kendati demikian, mengutip The Korea Herald, Kim memperpanjang batas waktu pembangunan zona pariwisata menjadi 15 April 2020.

Desain Wonsan-Kalma Beach Resort

Konsep zona pariwisata Wonsan, sudah dipaparkan oleh Korea Utara sejak tahun 2013.

Nantinya, Wonsan-Kalma Beach Resort akan menjadi destinasi wisata musim panas yang dibuka untuk umum.

Baca juga: Rosti Kentang, Kuliner Swiss yang Membawa Kenangan Bagi Kim Jong Un

Area tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas resor berkelas dunia dan hiburan lainnya.

Rencana yang sudah mulai direalisasikan pada 2017 dan mengalami percepatan pembangunan pada 2018 sempat membuat Kim kecewa.

Menurutnya desain dan tata letak dari Wonsan-Kalma Beach Resort terlihat membosankan dan tidak memiliki kualitas desain yang unik.

Dia juga dilaporkan menyerukan atraksi wisata tambahan dalam proyek pengembangan zona pariwisata Wonsan seperti permainan arcade, teater, stadion, taman air, dan pasar malam.

Dia juga ingin membangun hotel-hotel yang memiliki lebih dari 30 tingkat, penginapan mewah, dan kondominium.

Pada akhir 2018, desain baru Wonsan-Kalma Beach Resort mulai terlihat. Beberapa foto satelit menangkap perubahan yang terjadi sepanjang 2019.

Berdasarkan foto-foto, terdapat beberapa desain yang terlihat unik. Tata letak asli dan desain resor tersebut terlihat menggabungkan tema bangunan yang berulang.

Terdapat serangkaian hotel berbentuk piramid yang berada di dekat jajaran kondominium yang terlihat membentuk setengah lingkaran.

Ilustrasi Korea Utara - Air Terjun Ullim.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Korea Utara - Air Terjun Ullim.

Desain baru Wonsan-Kalma Beach Resort juga memperlihatkan beberapa bangunan unik yang memiliki sebuah bangunan tambahan berbentuk bulat.

Ada juga sebuah bangunan tinggi berbentuk kotak dan beratap bulat.

Wonsan-Kalma Beach Resort juga terlihat sudah memiliki beberapa fasilitas hiburan lain seperti beberapa kolam renang, amfiteater, dan komplek resor dan hotel.

Bangunan-bangunan lain adalah kolam renang kecil berbentuk kotak dan kolam renang besar yang dalam areanya memiliki fasilitas lazy river pool.

Baca juga: 5 Fakta Seputar Makan Malam Donald Trump dan Kim Jong Un di Vietnam

Area kolam renang besar tersebut juga memiliki kolam renang kecil berbentuk kotak dan kemungkinan akan memiliki wave pool.

Fasilitas hiburan, komplek resor, dan hotel tersebut terletak cukup jauh dari bangunan-bangunan yang memiliki desain unik.

Sementara stadion, komplek teater, dan sebuah hotel berbentuk spiral berada dalam satu area dan jaraknya dekat satu sama lain.

Rencana pengembangan Wonsan-Kalma Beach Resort

Sepanjang tahun 2015 – 2016, Wonsan Zone Development Corporation memproduksi hampir 30 selebaran yang merincikan rencana pengembangan Wonsan.

Mengutip The Straits Times, selebaran tersebut juga berisi rencana untuk menginvestasikan 121 triliun untuk proyek tersebut. Targetnya pada 2025 Wonsal-Kalma Beach Resort menarik 1 juta wisatawan mancanegara (wisman).

Jalur pantai yang dijadikan sebagai Wonsan-Kalma Beach Resort terletak tepat di antara pinggir pantai dan Bandara Wonsan-Kalma. Bandara ini diperuntukkan bagi militer dan keperluan sipil.

Zona pariwisata Wonsan dikabarkan akan menjadi sebuah wilayah yang dipenuhi oleh perhotelan, area untuk berolahraga, beberapa seluncur air, dan lain-lain.

Baca juga: Sejarah Hotel Tempat Donald Trump dan Kim Jong Un Bertemu di Hanoi

Tempat tersebut juga dilaporkan akan menjadi rumah bagi pantai-pantai berpasir, resor pemandian, mata air mineral, dan danau alami.

Sepanjang tahun 2018, Kim pada saat itu tercatat sudah tiga kali mengunjungi Wonsan untuk memeriksa perkembangan pembangunan.

Pada saat itu, pembangunan sudah terjadi secara cepat. Sebuah bioskop dan beberapa seluncur air sudah dibangun.

Area yang sebelumnya hanya memiliki beberapa bangunan saja, kini menjadi bentangan pantai yang besar.

Wilayah Wonsan sudah lama menjadi destinasi wisata musim panas masyarakat Korea Utara.

Kota tersebut juga telah menjadi fokus utama negara tersebut untuk dimajukan pariwisatanya selama hampir setengah dekade.

Wonsan-Kalma Beach Resort dimaksudnya untuk menjadi mahkota industri pariwisata negara tersebut.

Perkembangan Wonsan-Kalma Beach Resort di tahun 2020

Sebelumnya, Wonsan-Kalma Beach Resort ditargetkan akan rampung dan dibuka pada 15 April 2020. Tanggal tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun Kim Il Sung.

Namun menurut media negara tersebut, mengutip Nknews.org, Jumat (17/4/2020), proyek pengembangan zona pariwisata tersebut gagal memenuhi target yang telah ditetapkan oleh Kim.

Hal ini dikonfirmasi melalui dua laporan dalam outlet internet Korea Utara. Upaya konstruksi seperti penyediaan bahan-bahan untuk menyelesaikan pembangunan masih terus dilakukan.

Mengutip 38North, konstruksi terlihat melamban pada akhir 2019. Hal tersebut diyakini akibat adanya sanksi ekonomi internasional atas program senjata nuklir Korea Utara.

Ilustrasi Korea Utara.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Korea Utara.

Selain itu, pandemi global virus corona (Covid-19) dikatakan memiliki dampak yang lebih besar terhadap jadwal pembangunan Wonsan-Kalma Beach Resort.

Pariwisata juga telah ditangguhkan untuk sementara waktu.

Perubahan paling signifikan yang terlihat sejak awal 2020 adalah pembangunan atap pada beberapa bangunan resor.

Baca juga: Membandingkan Selera Makan Donald Trump dan Kim Jong Un

Sementara dua tempat penginapan lain masih dalam tahap pembangunan karena adanya penambahan tingkat.

Hotel lain juga nampak masih belum selesai dibangun karena bagian paling atas bangunan masih belum memiliki atap.

Melansir The Guardian yang mengutip Rodong Sinmun, Senin (27/4/2020), Kim dilaporkan memberi pesan terima kasih kepada para pekerja yang dalam proyek pariwisata pesisir Wonsan-Kalma Beach Resort.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.