Bikin Biji Salak untuk Hidangan Takjil, Ini Rahasia Supaya Teksturnya Lembut dan Tidak Alot

Kompas.com - 28/04/2020, 15:15 WIB
Ilustrasi biji salak, hidangan takjil khas Ramadhan di Indonesia. SHUTTERSTOCK/RIKI RISNANDAR PHOTOPROIlustrasi biji salak, hidangan takjil khas Ramadhan di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Biji salak merupakan salah satu hidangan takjil yang biasanya hadir di meja makan saat bulan puasa.

Baca juga: Biji Salak, 4 Resep Kreasi Biji Salak yang Cocok untuk Takjil

Namun terkadang biji salak yang dijual mengandung tepung sagu yang lebih banyak. Hal tersebut membuat tekstur dari biji salak kurang pas, terlalu kenyal atau terlalu lembek.

Bila kamu ingin membuat biji salak sendiri di rumah, sebaiknya perhatikan tekstur kudapan ini agar terasa lebih nikmat.

Totok Siswantoko, Executive Chef dari Hotel Santika Premiere Yogyakarta menjelaskan bagaimana membuat biji salak dengan tekstur yang tepat.

“Membuat biji salak, teksturnya ditentukan tergantung dari komposisi bahannya. Kalau kebanyakan tepung sagunya akan sangat kenyal dan agak alot,” jelasnya kepada Kompas.com, Senin (27/4/2020).

Ilustrasi bubur biji salak atau candil, sajian untuk buka puasa. SHUTTERSTOCK/ARIYANI TEDJO Ilustrasi bubur biji salak atau candil, sajian untuk buka puasa.

Bahan utama pembuatan biji salak adalah ubi oranye dan tepung sagu. Totok menjelaskan jika perbandingan kedua bahan tersebut bisa memengaruhi tekstur dari biji salak.

Baca juga: Persiapan Bikin Hidangan Takjil, Ini Cara Membuat Biji Salak Empuk, Legit, dan Enak

Jika tepung sagu lebih banyak maka teksturnya akan lebih kenyal agak alot. Sementara jika ubi lebih banyak maka teksturnya akan lebih lembut dan tidak begitu kenyal.

Untuk takaran bahannya bisa sesuai selera, tergantung apakah kamu ingin lebih kenyal atau lembut.

Ilustrasi bubur biji salak, terbuat dari tepung beras ketan, gula merah, tepung beras, dan santan. SHUTTERSTOCK/SITI MUTMAINAH Ilustrasi bubur biji salak, terbuat dari tepung beras ketan, gula merah, tepung beras, dan santan.

“Tekturnya empuk tidak kenyal, rata dan ada rasanya manis sedikit asin,” kata Totok menjelaskan tekstus dan rasa biji salak yang pas.

Baca juga: Menu Buka Puasa: Bubur Biji Salak Ubi Ungu, Ini Resepnya

Selain dari tekstur, kriteria biji salak yang enak juga bisa ditentukan oleh rasa santan. Untuk gulanya kamu bisa menggunakan gula kelapa.

Setelah itu santannya juga harus baru dan dari kelapa asli sehingga rasanya lebih segar.

Biji salak bisa dimodifikasi menjadi beberapa varian seperti kolak biji salak, bubur sumsum biji salak, dan biji salak kuah pandan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X