Kompas.com - 01/05/2020, 15:11 WIB
Ilustrasi kolang-kaling. Dok. Shutterstock/HarismoyoIlustrasi kolang-kaling.

JAKARTA, KOMPAS.com  - Kolang-kaling terbuat dari buah pohon aren atau buah enau yang sudah dikeluarkan dari cangkangnya.

Buahnya berbentuk oval serta warnanya bening. Jika masih mentah, buah enau ini akan memiliki tekstur yang kuat, rasa asam, dan bergetah.

Baca juga: Tips Mengolah Kolang-kaling agar Tidak Asam atau Kecut

Bagi pemula, kerap kali saat mengolah kolang-kaling, hasilnya menjadi keras. Untuk mengolah kolang-kaling agar menjadi empuk sebenarnya cukup sederhana.

Chef Gatot Susanto, Corporate Chef Parador Hotels & Resorts membagikan tips untuk membuat kolang-kaling yang empuk di rumah.

Pilih yang muda

Tips pertama adalah harus memilih buah aren yang muda. Bentuknya biasanya tidak terlalu tebal dan pipih.

"Pilih buahnya jangan terlalu tua. Biasanya dia bentuknya pipih dan tidak terlalu tebal," jelas  Chef Gatot Susanto saat dihubungi oleh Kompas.com, Rabu, (29/4/2020).

Chef Gatot menambahkan buah aren yang muda saat direbus dengan api kecil, akan cepat empuk.

Ia juga menyarankan agar memilih buah aren yang muda dengan teliti. Sebab, kolang-kaling yang dijual di pasar, biasanya tersedia dalam tingkat kemarangan yang berbeda-beda.

Buah enau dari petani kerap sudah tercampur dengan buah yang sudah tua.

"Jadi usahakan untuk memilih buah yang muda dan bentuknya agak pipih," jelas Gatot.

Selain itu, keunggulan menggunakan buah aren yang muda adalah cepat meresap saat direbus dan teksturnya juga kenyal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X