Kompas.com - 02/05/2020, 09:10 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Minuman teh kerap diminum setelah diseduh dengan air panas atau hangat.

Namun nyatanya teh juga bisa diseduh dengan air dingin dengan teknik bernama cold brew tea.

Cold brew yang biasanya dikenal sebagai teknik untuk menyeduh kopi ternyata bisa juga dilakukan pada daun teh.

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, kamu bisa menyeduh teh dengan air biasa dan mendinginkannya di kulkas selama 4-6 jam.

Cara inilah yang dinamakan cold brew tea.

Baca juga: Siap-siap Bikin Es Teh untuk Hidangan Takjil, Ini Rahasia Membuat Teh Enak

Pakar teh Indonesia, Ratna Somantri mendemonstrasikan bagaimana cara cold brew tea dalam Live Instagramnya @ratnasomantri, Kamis (30/4/2020) pukul 16.00 WIB.

"Cold Brew Tea itu berawal dari orang yang enggak suka minum teh karena ada rasa pahit dan sepat. Nah, dengan cold brew ini daun teh bisa dihilangkan rasa pahit itu," kata Ratna.

Adapun rasa pahit dalam daun teh, kata dia, ditimbulkan dari katekin yang terkandung dalam daun teh.

Katekin sendiri merupakan antioksidan alami tertinggi di dunia yang dimiliki teh Indonesia.

Ratna menjelaskan katekin memiliki peran penting dalam menentukan aroma dan rasa.

Oleh karenanya teh membawa sifat pahit dan sepat lebih cepat ketika teh diseduh dengan air panas.

"Makanya jangan menyeduh teh hijau dengan air mendidih jika tidak ingin merasa pahit atau sepat, dan terilis langsung ke cangkir kita," jelasnya.

Baca juga: Apa Rasanya Teh Hijau Campur Jahe? Ini Cara Bikin Golden Ginger Tea

Bagi mereka yang tidak suka minum teh karena rasa pahit, Ratna mengatakan bisa mengakalinya dengan cara Cold Brew Tea.

Ia menjelaskan bahwa ketika teh diseduh dengan cold brew maka katekin itu tidak akan langsung terilis atau tersebar.

Tak hanya itu, asam amino dalam teh yang memberikan rasa creamy dan gurih tersebut dapat terlarut dengan air dingin.

Ilustrasi es teh manis. SHUTTERSTOCK/JOSHUA RESNICK Ilustrasi es teh manis.

"Sehingga akan ada rasa segar. Ini juga yang membuat beberapa teh yang diseduh dengan air dingin atau cold brew menjadi segar," tambahnya.

Kendati demikian, orang tak bisa sembarangan memakai semua jenis teh untuk diseduh dengan cold brew.

Jelas Ratna, hanya ada empat macam teh di Indonesia yang bisa digunakan cold brew yaitu teh white tea, green tea, teh oolong, dan black tea. Khusus cold brew butuh teh dengan kualitas bagus agar rasanya segar. 

Baca juga: Bikin Kreasi Teh di Rumah, Ini Resep Matcha Kunyit Asam

"Jadi yang bisa dibuat untuk cold brew itu enggak semua jenis teh. Harus teh dengan asam amino yang tinggi seperti teh hijau Indonesia, Jepang dan China, dan teh oolong, itu enak dibuat cold brew," katanya.

Selain itu, kunci daripada teknik cold brew  teh ada pada takaran teh dan air.

Kata dia, jika ingin cepat untuk disajikan atau lebih cepat masa cold-brewnya, kuncinya adalah memperbanyak takaran teh.

"Kalau mau hemat teh, tehnya enggak banyak tapi waktu cold brewnya sedikit lebih lama. Saya biasa 1,5 gram untuk 100 ml air jadi bisa cold brew di bawah 6 jam untuk teh Indonesia," ujarnya.

Baca juga: 4 Modal untuk Jadi Penyeduh Teh Terbaik

Bahan yang diperlukan untuk coldbrew, cukup sediakan gelas di rumah, teh yang cocok untuk dibuat cold brew, botol kaca berisi air mineral, dan kulkas.

Kunci lainnya adalah, sebelum menuangkan teh yang sudah di-cold brew ke gelas, ada baiknya gelas disimpan dalam freezer atau pendingin sekitar 10-15 menit.

"Jadi tidak perlu pakai es batu lagi, karena suhu dingin sudah ada pada gelas yang kita simpan di freezer," ungkapnya.

Jika ingin menambahkan buah pada teh cold brew yang sudah jadi (didiamkan di kulkas 4-6 jam) maka teh kembali harus disimpan 1-2 jam di kulkas. Selamat mencoba. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Travel Tips
Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
5 Tempat Berburu 'Sunrise' Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

5 Tempat Berburu "Sunrise" Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

Jalan Jalan
10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.