Serba-serbi Cendol, Dessert Terbaik Dunia Versi CNN

Kompas.com - 02/05/2020, 10:09 WIB
Ilustrasi es cendol. Dok. Sajian SedapIlustrasi es cendol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren minuman di Indonesia silih berganti, tetapi satu yang tak pernah dilupakan adalah cendol.

Minuman ini dinikmati semua orang, dijual di gerobak kaki lima sampai restoran hotel berbintang.

Pada 2018 CNN internasional bahkan memasukkan cendol sebagai makanan manis penutup (dessert) terbaik dunia.

Baca juga: Buka Puasa Pakai Apa Hari Ini? Yuk Coba Buat Cendol Es Krim

Kompas.com merangkum fakta menarik soal cendol, mulai dari sejarah, perbedaan cendol antar negara, resep dan tips membuat cendol sendiri, sampai perebedaan cendol dan dawet.

Berikut serba-serbi mengenai cendol:

1. Cendol tidak hanya milik Indonesia

Sejarawan Kuliner, Fadly Rahman mengatakan bila cendol tidak dikaitkan dengan milik budaya sebuah negara.

"Jauh sebelum adanya konsep negara bangsa seperti sekarang di Malaysia, di Indonesia, Singapura, di mana-mana konsumsinya sama," kata Faldy.

Cari tahu lebih jelas asal usul cendol di artikel ini: Dari Manakah Cendol Berasal?

2. Bedanya cendol di setiap negara

Es cendol di Singapura. Dok. CNN Travel International Es cendol di Singapura.

Cendol di setiap negara memiliki khasnya masing-masing. Fadly mengatakan perbedaannya ada pada topping atau taburan yang digunakan.

“Jadi yang membedakan itu adalah topping yang digunakan sesuai dengan selera masing-masing wilayah atau negara," jelas Fadly.

Simak perbedaan cendol tiap daerah di artikel ini: 6 Ragam Cendol Dari Jawa, Malaysia, sampai Singapura

3. Bedanya cendol dengan dawet

Dawet hitam asli Purworejo dijajakan di Jalan DI Panjaitan Mantrijeron Kota Yogyakarta.Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin Dawet hitam asli Purworejo dijajakan di Jalan DI Panjaitan Mantrijeron Kota Yogyakarta.

Sebutan cendol dekat dengan masyarakat Jawa Barat di kuliner Sunda. Sementara dawet merupakan sebutan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Fadly mengatakan, secara rasa dan wujud dari cendol maupun dawet itu serupa. Hanya satu perbedaan yang begitu nampak antara cendol dan dawet yakni bahan tepung yang digunakan.

Artikel perbedaan cendol dan dawet klik di sini: Apa Bedanya Cendol dan Dawet?

4. Cara membuat cendol sendiri di rumah

es cendol hunkwe berasSajian Sedap es cendol hunkwe beras

Executive Sous Chef Hotel Santika Bandung, Fathul Abrar, menjabarkan bagaimana cara membuat cendol yang sederhana.

"Bahan tepung untuk membuat cendol bisa dari tepung hunkwe, beras, kanji dan tepung sagu," jelas Fathul saat dihubungi oleh Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

Untuk membuat cendol kamu bisa memilih mau menggunakan bahan tepung yang mana, sesuai selera.

Berikut resep membuat cendol di rumah: Cara Membuat Cendol di Rumah, Tidak Pakai Ribet

5. Kunci rahasia membuat cendol yang enak

Menurut Fathul, kunci membuat cendol yang enak ada pada campuran dua jenis tepung. Kamu dapat memilih tepung sesuai selera untuk membuat cendol.

Simak selengkapnya di arikel ini: Mau Bikin Cendol di Rumah? Ini Kunci Membuat Cendol Enak

6. Apa itu hunkwe, tepung untuk membuat cendol?

Ilustrasi kacang hijau.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kacang hijau.

"Tepung hunkwe adalah tepung yang berasal dari sari Pati kacang hijau, tekstur sedikit lebih kasar dari tepung terigu biasanya," jelas Fathul.

Lebih jauh tentang tepung hunkwe di artikel ini: Apa Itu Tepung Hunkwe? Bahan untuk Membuat Cendol

7. Bubuk jelly juga bisa dimanfaatkan membuat cendol

Resep cendol dari bubuk jelly bisa dikatakan cukup sederhana dan gampang dibuat di rumah.

Sebaiknya, gunakan bubuk jelly atau konyaku yang teksturnya lebih padat. Agar-agar memiliki tekstur yang lebih halus sehingga mudah hancur.

Resep lengkap membuat cendol dari jelly ada di artikel ini: Cara Gampang Bikin Cendol, Modal Bubuk Jelly dan Parutan Keju



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X