Pengalaman Ikut Tur Virtual ke Natuna, 14 Tempat Wisata dalam 2 Jam

Kompas.com - 03/05/2020, 12:20 WIB
Pantai Pasir Panjang di Natuna. dok. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten NatunaPantai Pasir Panjang di Natuna.

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Batu Sindu, Natuna, Kep. Riau By : @nazori_wan #wonderfulindonesia #travelingindonesia #batusindu #natuna #kepulauanriau

A post shared by Adventure Ideas (@adventureideas) on Jan 31, 2016 at 8:14pm PST

Batu Sindu

Berikutnya kami diajak ke Batu Sindu yang lokasinya hanya lima menit ditempuh jalur darat dari masjid Agung Natuna.

Batu Sindu merupakan salah satu kawasan geosite geopark Natuna. Dari Batu Sindur, kami melihat secara virtual bagaimana lokasi ini berhadapan langsung dengan laut lepas.

"Nah di sini banyak sekali terdapat batuan granit yang bertebaran seisi pantai. Jadi ini bukit yang berhadapan langsung dengan laut lepas, laut China Selatan. Nah ini juga perbatasan, jadi kalau kita ke sana itu bisa sampai Vietnam atau Thailand," jelasnya.

Baca juga: Jingga Bertemu Biru di Natuna

Batu Rusia

Usai mengunjungi Batu Sindu, kami diajak melihat Batu Rusia yang jadi salah satu daya tarik wisatawan ke Natuna.

Naen menjelaskan daya tarik dari Batu Rusia adalah karena menceritakan sejarah kapal Rusia yang kandas di perairan pulau Senoa.

"Senoa ada tidak jauh dari sini, jadi kapal Rusia kandas pada waktu itu dan Natuna masih belum ramai penghuninya. Jadi mereka berteduh menyelamatkan diri dan menjumpai sebuah batu yang mana batu ini ada celah atau goa untuk berteduh," jelasnya.

Kata Naen, kala itu sekitar tahun 1941-1952, 40 anak buah kapal (ABK) dari Rusia berteduh di batu ini.

Adapun tiga di antara 40 ABK tersebut adalah wanita dan bertempat tinggal selama 11 tahun di sana.

"Nah untuk menandakan bahwa mereka pernah tinggal di batu ini, mereka mengukir gambar jangkar kapal dengan tulisan di atasnya Union of Soviet Socialist Republics (USSR)," ujarnya.

Waktu itu Rusia masih tergabung dengan nama Uni Soviet.

Letaknya pun sangat strategis yaitu berada di pinggir jalan raya menuju Alif Stone. Hal itu dibenarkan kala kami melihat langsung pada tampilan layar monitor, ada mobil yang berhenti menurunkan penumpang untuk berfoto di Batu Rusia.

Batu ini pun memiliki pagar yang gunanya untuk melindungi agar tidak pecah dan terjaga keindahannya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Taman batu yang berada ditepi pantai umumnya sering kita jumpai dipantai kawasan Bangka atau Belitung. Tapi jangan salah karena di Kepulauan Riau juga ada banyak pantai berbatu yang unik dan besar-besar. Salah satunya dalah pantai Alif Stone Park yang merupakan sebuah pantai taman berbatu yang terletak di tepi pantai Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Nama Alif Stone Park itu sendiri bermula saat ada sebuah batu besar yang terdapat di daerah tersebut berdiri tegak di atas batu yang lainya dan jika dilihat dari jauh seperti huruf “Alif” seperti huruf Arab. Nah, Oleh karena itulah sampai saat sekarang daerah batu tersebut dinamakan Batu Alif. Warga BPJ Ada yang berasal dari Kepri ? Lok : Alif Stone Park, Natuna Kepulauan Riau Foto : @dio_ds #alifstone #natuna #kepri #bpj #backpackerjakarta -------------------------------------- Follow @backpackerjakarta dan tag foto kamu. serta gunakan hastag #backpackerjakarta. Terimakasih Salam Tim 3 Feed Salam BPJ FB : Backpacker Jakarta Twitter: @official_BPJ Instagram: @backpackerjakarta Youtube: youtube.com/backpackerjakarta Website: www.backpackerjakarta.com

A post shared by BACKPACKER JAKARTA (@backpackerjakarta) on Feb 20, 2018 at 7:21pm PST

Alif Stone

Bergeser ke tempat selanjutnya yaitu Alif Stone. Kami diajak berwisata virtual yang sangat populer di Natuna.

Alif Stone berjarak tak jauh dari Batu Rusia yang mana berjarak tempuh 5 menit saja.

"Semua rute wisata di Natuna itu mudah, dan cepat, karena searah. Jadi enggak ada destinasi yang jauh-jauh, dekat semua. Satu arah bisa dapat beberapa destinasi," katanya.

Tempat ini begitu populer bagi wisatawan, kata Naen, hampir semua wisatawan ke Natuna ingin melihat Alif Stone.

Daya tariknya adalah terdapat sebuah batu granit yang menyerupai huruf Alif dalam Al-Quran. Batu tersebut bertumpu di atas batu satunya.

"Jadi batu ini tidak kena di atas tanah, dia batu di atas batu," tambahnya.

Lanjut Naen, tempat ini juga terdapat penginapan yang bisa disewa wisatawan. Ada enam kamar yang tersedia di homestay Alif Stone.

Kisaran harga menginap di sini sekitar Rp 750.000 per malam. Homestay ini juga pernah menjadi tempat menginap Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Tepat di belakang Alif Stone terdapat batu unik lainnya bernama Asking Stone atau batu bertanya. Batu ini unik karena selain batu di atas batu, dia memiliki ukiran lafadz Allah.

Konon, ada orang yang bertanya kepada Allah mengapa ada batu seindah ini. Hal tersebut lah yang kemudian memunculkan nama batu yaitu Asking Stone.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Besok libur, weekend ke mana kalian? Foto: SB. Mikonata yang melayani rute Sedanau-Binjai. #natuna #sedanau #speedboat #kepri #weekend

A post shared by Dinas Pariwisata Kab. Natuna (@disparbud_natuna) on May 31, 2018 at 8:07am PDT

Pulau Sedanau

Terdapat di sebelah barat Pulau Natuna Besar, merupakan salah satu daya tarik wisatawan di Natuna. Hal ini karena Sedanau dikenal dengan kota apung-nya Natuna.

Sedanau memiliki keunikan karena semua perekonomian, keramaian, rumah penduduk semuanya berada di atas laut.

"Jalan rayanya pun di atas laut. Selain itu ada budidaya lobster dan ikan Napoleon terbesar di Natuna," kata Naen.

Adapun ikan ini diekspor hingga ke Hong Kong dan dijual dengan harga mata uang dollar Hong Kong.

Setiap bulan, kata Naen, selalu bersandar kapal-kapal Hong Kong untuk melakukan transaksi jual beli ikan Napoleon.

Jelita Sejuba

Berlanjut wisata ke tempat lainnya, kami diajak mengunjungi Jelita Sejuba. Tempat ini merupakan salah satu tempat wisata populer lantaran pernah dipakai syuting film Jelita Sejuba pada 2018.

Seperti film Laskar Pelangi yang mendongkrak pariwisata Belitung, Jelita Sejuba juga menjadi bagian memajukan pariwisata Natuna.

Lokasinya berada 2 kilometer dari Alif Stone. Tahun depan, kata Naen, tempat ini akan memiliki resort untuk wisatawan.

"Saat ini lagi dibangun resort untuk memajukan pariwisata Natuna khususnya di Jelita Sejuba. Jadi wisatawan bisa menginap di sini," katanya.

Jelita Sejuba juga dikenal sebagai lokasi syuting video klip penyanyi Anji dalam lagu berjudul Menunggumu, soundtrack film "Jelita Sejuba".

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X