Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER TRAVEL] The New Normal Pariwisata Indonesia

Kompas.com - 04/05/2020, 06:25 WIB
Kahfi Dirga Cahya

Penulis

KOMPAS.com - Berita soal The New Normal Pariwisata Indonesia setelah pandemi corona masuk dalam jajaran terpopuler di Travel Kompas.com pada akhir pekan kemarin.

Berita terpopuler lainnya adalah beda kurma Timur Tengah dengan lokal Indonesia, jaga jarak di maskapai penerbangan Indonesia, tur virtual ke Natuna dan Lion Air tunda penerbangan dengan izin khusus.

Untuk lengkapnya, berikut berita terpopuler Travel Kompas.com pada 4 Mei 2020.

The New Normal Pariwisata Indonesia Setelah Pandemi Corona, Apa Itu?Pemerintah Indonesia menginisiasi The New Normal Pariwisata yang direncanakan berlangsung setelah pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam video conference bersama Asita, pelaku pariwisata dan sejumlah media, Sabtu (2/5/2020).

Pernyataan tersebut, kata Wishnutama, telah diwakili oleh Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesoedibjo dalam Special Meeting of the ASEAN Tourism Ministers (M-ATM) on Covid-19, Rabu (29/4/2020).

"Saya sudah menyampaikan melalui wakil menteri kepada menteri-menteri pariwisata ASEAN, bahwa Indonesia menginisiasikan untuk mempersiapkan The New Normal," kata Wishnutama.

Lanjutnya, The New Normal merupakan hal-hal yang diminati atau diharuskan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif setelah pandemi Covid-19.

Ia mencontohkan kebutuhan dasar pariwisata seperti higienitas akan membicarakan soal toilet, kebersihan, hingga keselamatan pariwisata.

Baca selengkapnya di sini.

Perbedaan Kurma Timur Tengah dengan Kurma Lokal Indonesia

Kurma sebagai salah satu contoh obat alamiDok. Shutterstock Kurma sebagai salah satu contoh obat alami
Menurut Prof. Dr. Ir. Sudarsono, MSc., pakar kurma dari Institut Pertanian Bogor (IPB), kurma yang tumbuh di daerah Timur Tengah adalah jenis-jenis kurma yang memang berkembang di daerah kering (arid).

“Salah satu ciri utama dari tanaman kurma di daerah Timur Tengah antara lain untuk bisa berbunga, menghasilkan buah, dan berkembang menjadi kurma tamr memerlukan kondisi kering (lengas udara yang rendah) dan suhu yang tinggi pada periode pertumbuhan tertentu,” jelas Sudarsono pada Kompas.com, Rabu (29/3/2020).

Namun untuk urusan kebutuhan air dan nutrisi, tanaman tersebut tetap memerlukan jumlah yang cukup banyak untuk bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman untuk bisa menghasilkan buah kurma yang baik.

Baca selengkapnya di sini.

Bagaimana Jaga Jarak di Maskapai Penerbangan Indonesia?

Social distancing di kabin pesawat Boeing 737 Lion Air.Dokumentasi Lion Air Group Social distancing di kabin pesawat Boeing 737 Lion Air.
Catatan Kompas.com, dua maskapai penerbangan Indonesia yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air Group telah menerapkan social distancing dalam perjalanan udaranya.

Melihat situs resmi Garuda Indonesia, sejak 21 Maret 2020, maskapai ini telah menerapkan social distancing dalam penerbangan.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com