Kompas.com - 04/05/2020, 22:02 WIB
Pengasuh hewan saat memberikan makan jerapah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019). Makanan-makanan yang diberikan adalah sayuran wortel, kacang panjang, dan daun kupu-kupu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengasuh hewan saat memberikan makan jerapah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019). Makanan-makanan yang diberikan adalah sayuran wortel, kacang panjang, dan daun kupu-kupu.


JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKBSI) menghimpun data para pekerja yang terdampak wabah virus corona.

Sekretaris Jenderal PKBSI Tony Sumampau mengatakan, terdapat setidaknya 22.000 tenaga kerja yang terancam karena pandemi virus corona.

"Kebun binatang se-Indonesia mempekerjakan hampir 22.000 tenaga kerja yang tersebar dari ujung pulau Sumatera sampai ujung timur Papua," katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (4/5/2020).

Baca juga: Yuk, Bantu Satwa di Kebun Binatang Se-Indonesia untuk Makan, Ini Caranya

Lanjutnya, para tenaga kerja itu saat ini tetap bekerja dengan memberi makan hampir 70.000 ekor satwa yang terdiri dari 4.300 jenis atau spesies.

Tony menambahkan, saat ini beberapa pegawai seperti bagian security, kebersihan, dan staff ticketing sudah dirumahkan.

"Ya, mereka dirumahkan atau diberikan unpaid leave. Jadi yang masih bekerja adalah para keeper yang memberi makan satwa," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak tinggal diam, PKBSI telah berupaya seperti anggota internal yang saling mengisi kas masing-masing agar disalurkan ke kebun binatang yang membutuhkan.

Selain itu, mereka juga berharap bantuan dari pemerintah dengan menyurati Presiden Joko Widodo agar segera memberikan bantuan.

Baca juga: Kebun Binatang di Indonesia Menghadapi Krisis

"Tapi saat ini dari pemerintah kan belum tahu kapan realisasinya. Nah itu yang kita harapkan. Selain itu ya kami adakan sendiri semacam donasi namanya Food For Animals," jelas Tony. 

Donasi Food Far Animals akan segera disalurkan ke kebun binatang untuk memberi pakan satwa.

Pengasuh hewan saat memberikan makan Gorila di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019). Makanan yang diberikan adalah jenis buah-buahan dan sayuran.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengasuh hewan saat memberikan makan Gorila di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019). Makanan yang diberikan adalah jenis buah-buahan dan sayuran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.