Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Jenis Kurma di Indonesia, Kenapa Rasa Manisnya Berbeda-beda?

Kompas.com - 05/05/2020, 17:37 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Yuharrani Aisyah

Tim Redaksi

 

Faktor lingkungan

Lingkungan tempat tumbuh tanaman kurma jadi faktor kedua yang akan memengaruhi kualitas dan rasa buah kurma.

Kurma membutuhkan kondisi yang kering dan panas untuk bisa menginduksi pembentukan bunga, pembentukan buah, dan perkembangan buah hingga akhirnya bisa dipanen sebagai buah kurma tamr atau yang sudah matang sempurna.

“Selain itu, pohon kurma juga memerlukan ketersediaan air dan hara tanaman yang mencukupi untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan perkembangan buah,” tutur Sudarsono.

Lingkungan tumbuh yang ideal akan menjamin buah yang dihasilkan punya kualitas yang baik dan rasa yang juga baik.

Sudarsono menjelaskan, misalnya ketika seseorang menanam bibit kurma dari Timur Tengah yang diketahui mampu menghasilkan buah dengan kualitas dan rasa buah kurma yang bagus.

Ia menanamnya di Indonesia, yang punya lingkungan tak sebaik Timur Tengah untuk ukuran budidaya kurma.

Kemungkinan buah kurma yang dihasilkan tidak akan punya kualitas sebaik kurma aslinya di Timur Tengah sana. Rasanya pun akan sangat berbeda, misalnya agak sepat dan tidak bisa menghasilkan kurma tamr.

Tanaman kurma jantan yang menyerbuki bunga betina

Faktor ketiga menurut Sudarsono yang akan memengaruhi kualitas dan rasa buah kurma adalah tanaman kurma jantan yang dipakai untuk menyerbuki bunga betina.

Pada tanaman kurma, terdapat dua tipe yaitu jantan dan betina. Sumber serbuk sari yang dihasilkan oleh tanaman kurma jantan yang digunakan untuk menyerbuki bunga betina juga ternyata berpengaruh terhadap ukuran, kualitas, dan rasa buah kurma.

Di dalam budidaya kurma, ada pohon kurma yang dikenal sebagai pejantan unggul. Pohon kurma pejantan seperti ini jadi sumber serbuk sari yang akan menghasilkan buah kurma dengan kualitas dan rasa yang enak.

“Serbuk sari dari pohon kurma jantan yang diketahui mampu menyerbuki dan menghasilkan kualitas dan rasa buah kurma yang baik mempunyai nilai ekonomi dan serbuk sarinya dapat dijual dengan nilai yang tinggi,” tutup Sudarsono.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com